
Tanggamus (SL)-Tim Polsek Semaka bersama Tekab 308 Polres Tanggamus menangkap Lekok Satria (26) warga Pekon Sanggi Kecamatan Bandar Negeri Semuong (BNS) Tanggamus, seorang tersangka spesilias jambret, dan pelaku penodongan di jalan. Sementara dua rekannya masih buron.
Tersangka dalam beraksi mengincar korban mayoritas pelajar dan wanita. Catatan Polsek Semaka, komplotan itu bukan hanya melakukan kejahatan terhadap pelajar tetapi juga menjambret Handphone di TKP lainnya yakni di Pekon Bangun Rejo pada Februari 2019 dan di Pekon Sudimoro Kecamatan Semaka pada Maret 2019.
Kapolsek Semaka Iptu Heri Yulianto mengungkapkan tersangka Lekok Satria ditangkap berdasarkan laporan tanggal 10 Maret 2019 korbannya Asri Pandoyo (16) di TKP Pekon Kanoman Kecamatan Semaka Tanggamus. “Tersangka ditangkap dinihari tadi, Kamis, 04 April 2019 sekitar pukul 03.30 Wib saat berada di rumahnya,” ungkap Iptu Heri Yulianto didampingi Kanit Reskrim Aipda Khaidir dalam keterangannya di Mapolsek Semaka.
Iptu Heri Yulianto menjelaskan, modus tersangka melakukan kejahatannya yakni bersama 2 temannya membuntuti korban yang berjalan dari arah pantai saumil, setibanya di Pekon Kanoman, tersangka memepet dan mencabut kontak motor korban seraya menodong korban menggunakan sebilah golok kemudian merogoh saku celana korban dan mengambil paksa uang serta handphone. “Akibatnya, korban mengalami kerugian uang Rp. 50 ribu dan 2 unit handphone. Kerugian senilai Rp. 2,3 juta,” jelasnya.
Ditambahkan Iptu Heri Yulianto, hasil kejahatan tidak hanya digunakan untuk berfoya-foya namun juga dipakainya untuk membeli sabu. Hal itu terbukti dengan hasil test urine tersangka positif metafetamine. “Sudah kami test urine hasilnya positif Narkoba jenis sabu dan juga diakui tersangka,” imbuhnya.
Saat ini tersangka barang dan barang bukti berupa satu unit HP Samsung J2 prime berikut kotaknya diamankan di Polsek Semaka guna proses penyidikan lebih lanjut. Dan dua rekannya yang telah diketahui identitasnya masih dalam pengejaran. Tersangka mengakui bahwa dia bersama komplotanya sebelumnya telah melakukan 3 penjambretan di TKP lain. “Semuanya 4 kali jambret sama nodong bersama 2 teman saya itu juga. Hasilnya dipakai foya-foya dan beli Sabu,” ucapnya. (Wisnu/*)