
Pesisir Barat (SL)-Pemerintah dan DPRD Pesisir Barat melakukan inspeksi mendadak (Sidak) lokasi pembangunan diwilayah pemerintahan Pesisir Barat. Lokasi bangunan yang ditinjau mulai dari pembangunan pasar hingga Insprastruktur Puskesmas dan Gedung Kejaksaan Negeri. Dalam sidak ditemukan proyek Pasar Way Batu yang mubazir satu tahun tanpa penghuni.
Bupati Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar) Agus Istiqlal, bersama anggota anggota legislatif (aleg), Heri Gunawan, dan I Gusti Kade Artawan, dan didampingi, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Hapzi SN, Kabag. Humas, Ariswandi.
Tim mengawali kegiatan sidak menuju pembangunan Pasar Rakyat Waybatu 2 di Kecamatan Pesisir Tengah, yang dilaksanakan oleh PT. Sarana Kita Jaya Wastana dengan nilai kontrak Rp5.686.809.000. Dilokasi pembangunan tersebut orang nomor satu di Pesibar itu meminta terhadap pelaksana, agar pengerjaan pembangunan dimaksud bisa dilaksanakan sesuai tahapan dan maksimal.
Selain itu, Agus juga menyambangi bangunan Pasar Rakyat Waybatu 1 yang sudah dibangun Tahun 2017 lalu dan hingga kini belum dihuni oleh para pedagang. Akibatnya bangunan yang berkapasitas 197 lapak kaki lima dan 35 unit kios itu terkesan mubadzir.
Dihadapan para petugas pasar dan masyarakat pedagang, Agus Istiqlal dengan tegas meminta agar para pedagang dalam minggu ini segera membereskan dagangannya untuk mulai berdagang dalam bangunan pasar rakyat itu. “Saya minta paling lambat minggu ini, seluruh pedagang yang ada mulai membereskan dagangannya. Dan minggu depan lapak dan kios bangunan yang mubadzir itu sudah difungsikan,” pinta Agus.
Selama ini, pedagang enggan masuk berdagang kedalam lapak dan kios bangunan yang telah disediakan dan lebih memilih membuka lapak dagangan sendiri dipinggir jalan, dengan alasan barang dagangan mereka sulit terjual dikarenakan sepi.
Kendati begitu, Agus meminta agar petugas Pasar Waybatu tetap mengupayakan pemindahan pedagang itu secara bersamaan. “Dengan demikian masyarakat pembeli bisa tahu bahwa pedagang sudah masuk kelokasi yang seharusnya,” pungkasnya.
Agus Istiqlal bersama Tim kembali melanjutkan sidaknya dengan mengunjungi lokasi pembangunan UPT. Puskesmas Krui di Pekon Seray Kecamatan Pesisir Tengah, dengan nilai kontrak Rp5.184.000.000 dan dilaksanakan oleh PT. Haberka Mitra Persada. Dan lokasi pembangunan kantor Pos yang saat ini masih dalam tahap pelaksanaan pembangunan.
Tidak hanya itu, Bupati juga melakukan peninjauan lokasi pembangunan kantor Cabang Kejaksaan Negeri (Cabjari) Liwa di Krui, pembangunan gedung surfing center di Pekon Tanjungsetia dan pembangunan bangunan baru UPT. Puskesmas Pesisir Selatan.
Dari keseluruhan sidak tersebut, Agus Istiqlal menilai giat pembangunan oleh pelaksana, terbilang cukup maksimal. “Harapan Pemkab Pesibar, pekerjaan selesai tepat waktu dan maksimal, serta perusahaannya dapat untung. Sejauh ini saya cukup puas dengan teknis pembangunannya yang cukup maksimal,” kata dia. (AG)