
Tanggamus, sinarlampung.co – Diduga akibat mengonsumsi menu ayam saus mentega dari program Makan Bergizi Gratis (MBG), sebanyak delapan siswa SMP Negeri 1 Talang Padang, Kabupaten Tanggamus, mengalami gejala keracunan, Rabu (22/7/2026). Akibat peristiwa tersebut, operasional dapur penyedia makanan dihentikan sementara.
Ketua Satgas MBG Provinsi Lampung, Saipul, mengonfirmasi bahwa dugaan awal mengarah pada menu ayam saus mentega yang disajikan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sinar Betung, Kecamatan Talang Padang.
Meski demikian, pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan sampel makanan secara medis. “Dugaan sementara itu penyebabnya. Tapi untuk kepastiannya, kita tetap menunggu hasil uji laboratorium,” kata Saipul, Kamis (23/7/2026).
Imbas dari insiden ini, Satgas MBG resmi menyuspensi operasional SPPG Sinar Betung hingga waktu yang belum ditentukan. “Operasional dihentikan sementara hingga hasil investigasi oleh tim dan uji laboratorium selesai,” tegasnya.
Menanggapi kasus tersebut, Saipul mengingatkan seluruh pengelola SPPG di Lampung untuk memperketat penerapan standar higiene dan sanitasi. Pengawasan ketat harus dilakukan mulai dari pemilihan bahan baku, proses pengolahan, hingga distribusi ke sekolah-sekolah.
“Prinsipnya, jika telah memenuhi standar keamanan pangan, baru boleh didistribusikan,” tambah Saipul.
Peristiwa keracunan ini bermula sekitar pukul 11.00 WIB usai para siswa menyantap sajian MBG saat jam istirahat. Tak lama kemudian, sejumlah siswa mengeluhkan gejala gangguan kesehatan.
Pihak sekolah bergerak cepat mengevakuasi para siswa ke Puskesmas Talang Padang untuk mendapatkan penanganan medis darurat.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tanggamus, Viktor Libradi, yang turun langsung mengecek kondisi para siswa menyampaikan bahwa mayoritas korban sudah diperbolehkan pulang usai kondisinya membaik pada Rabu sore.
Namun, hingga Kamis (23/7/2026) pagi, tercatat masih ada tiga siswa yang harus menjalani perawatan intensif di Puskesmas Talang Padang. (Red)