
Tanggamus, Sinarlampung .co – Kabupaten Tanggamus kembali membuktikan diri sebagai “surga” wisata bahari di Lampung. Tersembunyi di Desa Pekondoh, Kecamatan Cukuh Balak, Pantai Bidadari Putih kini mencuat sebagai destinasi favorit baru yang tengah hangat diperbincangkan para pemburu estetika alam. Sabtu, (04/04/2026).
Pesona pantai ini tidak main-main. Berdasarkan pantauan di lapangan pada momentum libur lebaran kali ini, gelombang wisatawan tampak memadati area pesisir. Tak tanggung-tanggung, pada H+3 Lebaran, angka kunjungan menembus angka sepuluh ribu orang dalam sehari. Tren positif ini pun diprediksi akan terus stabil pada hari biasa maupun akhir pekan.
Apa yang membuat Pantai Bidadari Putih begitu spesial? Jawabannya terletak pada keasrian lingkungannya. Perpaduan pasir yang bersih dan putih serta formasi gugusan karang yang tertata secara alami menciptakan lanskap yang sangat instagramable.
Indah, seorang pelancong asal Kabupaten Pringsewu, mengaku terhipnotis dengan suasana yang ditawarkan. Ia rela menempuh perjalanan jauh demi membuktikan kabar burung tentang kecantikan pantai ini.
“Pemandangannya benar-benar luar biasa. Panoramanya masih sangat alami dan asri. Saya sengaja datang karena penasaran, dan ternyata realitanya jauh melampaui ekspektasi. Sangat cocok untuk melepas penat dari rutinitas,” tutur Indah penuh antusias.
Dibalik popularitasnya yang meroket, tantangan besar masih membayangi pengelola lokal. Lonjakan pengunjung yang masif belum dibarengi dengan fasilitas yang mumpuni. Herman, selaku pengurus wisata Pantai Bidadari Putih, mengakui bahwa infrastruktur menjadi kunci utama jika ingin pantai ini naik kelas.
Herman menaruh harapan besar pada campur tangan pemerintah daerah untuk memoles potensi “permata” tersembunyi ini.
Poin-poin pengembangan yang diharapkan meliputi:
1. Aksesibilitas: Perbaikan jalan menuju lokasi untuk kenyamanan kendaraan.
2. Fasilitas Umum: Penambahan toilet, tempat ibadah, dan area parkir yang lebih tertata.
3. Sarana Pendukung: Penyediaan fasilitas keamanan pantai dan tempat sampah yang memadai.
“Kami sangat bersyukur melihat antusiasme ini. Namun, demi kenyamanan pengunjung, kami berharap Pemerintah Kabupaten Tanggamus bisa memberikan dukungan nyata dalam pembangunan fasilitas. Kami ingin pantai ini menjadi destinasi unggulan yang dikelola secara profesional,” harap Herman.
Jika sinergi antara pengelola desa dan pemerintah dapat terjalin erat, bukan tidak mungkin Pantai Bidadari Putih akan menjadi motor penggerak ekonomi baru bagi masyarakat Desa Pekondoh, sekaligus memperkuat posisi Tanggamus di peta pariwisata nasional. (SKheir)