
Bandung Barat , sinarlampung.co – Pewarta Foto Indonesia (PFI) Bandung menggelar Festival Fotografi Kampus 2026 bertema “Ekshibisi Kolaborasi” di Geotheater Hawu Pabeasan, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Jumat (2/10/2026).
Festival tersebut menjadi ruang apresiasi bagi mahasiswa sekaligus upaya mendorong ketertarikan generasi muda terhadap fotografi, khususnya foto jurnalistik. Sebanyak 270 karya mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia masuk dalam proses kurasi, dengan 37 karya dari 18 kampus terpilih untuk dipamerkan.
Karya-karya tersebut terbagi dalam empat kategori, yakni jurnalistik, potret, lanskap, dan street. Proses kurasi dilakukan oleh dua fotografer profesional, Ulet Ifansasti dan Beawiharta, yang menilai karya berdasarkan pendekatan visual dan kekuatan cerita yang dibangun melalui fotografi.
Ketua PFI Bandung Raisan Al Farisi mengatakan Festival Fotografi Kampus tidak hanya ditujukan sebagai ajang pameran karya, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan fotografi kepada mahasiswa sebagai medium untuk melihat dan merekam berbagai persoalan di sekitarnya.
“PFI Bandung ingin memberikan ruang bagi mahasiswa untuk menunjukkan karya sekaligus mendapatkan apresiasi. Kami juga ingin mendorong semakin banyak mahasiswa mengenal dan tertarik pada fotografi jurnalistik,” kata Raisan.
Pemilihan Geotheater Hawu Pabeasan sebagai lokasi festival menjadi bagian dari konsep penyelenggara untuk membawa fotografi keluar dari ruang galeri konvensional. Lanskap alam terbuka di kawasan tersebut dimanfaatkan sebagai ruang pertunjukan dan apresiasi seni fotografi.
Selain menjadi ruang ekspresi fotografi, kegiatan ini diharapkan turut memperkenalkan potensi Geotheater Hawu Pabeasan sebagai ruang seni dan kegiatan luar ruang kepada masyarakat yang lebih luas.
Pembukaan festival dihadiri Ketua PFI Bandung Raisan Al Farisi, Kepala Desa Padalarang, serta pengurus Geotheater Hawu Pabeasan.
Rangkaian kegiatan hari pertama meliputi pembukaan pameran, apresiasi karya, diskusi fotografi, serta ditutup dengan kegiatan api unggun. Sementara pada hari kedua, Sabtu (3/10/2026), peserta mengikuti kegiatan hunting fotografi bersama di kawasan Tebing Hawu dengan mengeksplorasi aktivitas luar ruang, termasuk rappelling.
Melalui konsep “Ekshibisi Kolaborasi”, Festival Fotografi Kampus 2026 mempertemukan mahasiswa, fotografer, komunitas, dan ruang alam terbuka dalam satu rangkaian kegiatan. Festival ini sekaligus menjadi ruang untuk mempertemukan karya, gagasan, dan pengalaman fotografi antarmahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia. (*)