
KRUI, sinarlampung.co– Tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan dua korban terakhir yang tenggelam di Pantai Mandiri Sejati, Kecamatan Krui Selatan, Kabupaten Pesisir Barat, pada Selasa sore 24 Maret 2026.
Penemuan ini menandai berakhirnya operasi pencarian yang dilakukan sejak insiden maut tersebut terjadi.
Plt. Kepala BPBD Pesisir Barat, Roby Arfan, mengonfirmasi bahwa korban kedua yang ditemukan adalah Muhammad Fuad Abdullah, warga Talang Padang, Kabupaten Tanggamus. Fuad ditemukan tim sekitar pukul 17.30 WIB saat petugas melakukan penyisiran intensif di area sekitar lokasi kejadian.
”Korban ditemukan oleh Satgas BPBD bersama tim gabungan dan langsung dievakuasi ke daratan untuk selanjutnya dibawa ke Puskesmas Krui,”ujar Roby dalam keterangan resminya.
Hanya berselang singkat setelah penemuan Fuad, tim kembali berhasil mengevakuasi korban terakhir atas nama Pikran Aulia Ulwan, warga Kebun Tebu, Lampung Barat. Pikran ditemukan setelah tim melakukan penyisiran lanjutan di sepanjang garis pantai.
Dengan ditemukannya kedua pemuda tersebut, total tiga korban dalam insiden Pantai Mandiri Sejati telah ditemukan seluruhnya. Sebelumnya pada Selasa pagi, tim lebih dulu menemukan korban pertama yakni Muhammad Alfareza (17).
”Karena seluruh korban sudah ditemukan, operasi pencarian secara resmi kami hentikan sore ini,” Ujar Roby.
Operasi kemanusiaan ini melibatkan kolaborasi lintas instansi yang terdiri dari personel BPBD, Basarnas, TNI, Polri, Polairud, TNI AL, pemerintah kecamatan, aparat pekon, serta dibantu oleh masyarakat setempat.
Menutup keterangannya, Roby kembali memberikan peringatan keras kepada wisatawan dan warga lokal untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di zona pantai. Ia menekankan pentingnya mematuhi imbauan petugas demi mencegah terulangnya tragedi serupa di kawasan wisata Pesisir Barat. (Red)