
Kota Metro (SL)-Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas llA Metro menggelar kegiatan pesantren kilat melalui program Pelayanan Santri Lapas Metro (Yantri Lastro) berlangsung selama tiga hari mulai 06 sampai 08 agustus 2020 di Masjid Nurul Iman Lapas setempat, Sabtu (08/08/2020).
Tujuan kegiatan ini, dikatakan Kalapas Ade Kusmanto, adalah untuk membina mental para narapidana untuk menjadi manusia yang berintegritas dan merubah mindset mereka agar selalu berpikir positif. “Pesantren kilat melalui Program unggulan Yantri Lastro yang dilaksanakan selama tiga hari ke depan ini, mudah-mudahan dapat menjadikan narapidana selalu berpikir positif dalam menghadapi permasalahan hidup,” kata dia.
Selain itu tambah ade, warga binaan juga dibekali ilmu pengetahuan keagamaan, seperti belajar tata cara beribadah dan membaca Al-Quran. “Diharapkan setelah bebas dan berbaur bersama masyarakat nantinya, sudah bisa membaca Al-Quran, meningkatnya keimananan dan taqwa serta kesadaran untuk tidak mengulangi kembali perbuatan yang melanggar hukum,” ujarnya.
Sementara itu, dibukakannya kegiatan ini, mengundang antusias warga binaan setempat. Salah satu wargaan binaan, yang tak ingin disebutkan namanya mengaku menyambut baik kegiatan pesantren kilat tersebut. “Senang bisa ikut kegiatan pesantren kilat yang diadakan Lapas Metro, jujur bagi saya kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami narapidana, kan selama ini kita melanggar hukum selain karena ekonomi ilmu agama sangat lemah,” imbuhnya.
Dikesempatan sama, salah satu pengurus masjid Nurul Iman Kota Metro, Andri memberikan apresiasi kepada Lapas Metro yang telah bersama-sama dalam upaya pembentukan mental para Napi melalui pesantren kilat tersebut.
“Apresiasi yang tinggi kepada Kalapas khususnya Lapas kelas II A kota Metro atas kerjasamana dalam kegiatan ini, Insayaallah Ke depan diharapkan seluruh narapidana akan termotivasi untuk turut memperdalam ilmu keagamaan sebagai bekal hidup di dunia dan akhirat,” ujarnya.
Diinformasikan bahwa, Yantri Lastro merupakan salah satu program unggulan Lapas Metro dalam pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani ( WBBM ), guna mewujudkan Lapas Metro yang bersih dari narkoba dan pelayanan bagi masyarakat, terutama bagi narapidana dan keluarganya. (Roby/Tama)