
Lampung Utara (SL)-Pendidikan yang berkualitas merupakan hak paling mendasar bagi seluruh anak bangsa guna mewujudkan generasi emas yang terampil, tangkas, cerdas, serta memiliki budi pekerti yang luhur.
Untuk mencapai visi dan misi pendidikan tersebut, Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 2 Kotabumi, Lampung Utara, telah menerapkan pola pendidikan berbasis ‘character building’.
“Selama satu tahun belakangan ini, para pendidik di SMAN 2 Kotabumi menerapkan pola pembelajaran berbasis pembentukan karakter. Atau istilah yang akrab kita ketahui dengan ‘character building’,” tutur Kepala Sekolah SMAN 2 Kotabumi, Heri Supriyanto, kepada sinarlampung.co, Sabtu, 6 Juni 2020, di ruang kerjanya.
Penerapan pendidikan pembentukan karakter bagi peserta didik di sekolah tersebut, lanjut Heri, dilaksanakan dalam kegiatan belajar-mengajar (KBM) di luar kelas.
“Polanya yakni para pendidik (guru.red) melakukan pendampingan (coaching) dengan memberikan bimbingan melalui pendekatan psikologi pada peserta didik dengan cara pembinaan secara persuasif atau dengan kata lain menyampaikan pendapat ‘dari hati ke hati’ yang dilaksanakan secara berkelompok dan dalam suasana familier, penuh dengan keceriaan, rileks, dan bersifat kekeluargaan,” ujar Heri.
Tujuannya, lanjut Heri Supriyanto, untuk memberikan solusi bagi peserta didik yang terlihat ada satu permasalahan ataupun menggali potensi dengan membuka ruang minat dan bakat di diri peserta didik.
Diketahui, SMAN 2 Kotabumi terletak di jalan raya Prokimal KM. 15, Desa Sawojajar, Kecamatan Kotabumi, Lampung Utara. Saat ini, jumlah peserta didik secara keseluruhan sebanyak 1.044 jiwa.
“SMAN 2 Kotabumi memiliki 10 ruang kelas untuk KBM masing-masing tingkatan, mulai dari kelas X hingga kelas XII,” terangnya.
Diceritakan lebih lanjut, secara historis, SMA ini pada mulanya adalah milik TNI Angkatan Laut dengan sebutan SMA Jalawiyata.
“Pada 1982, SLTA ini mendapatkan hibah dan diakui oleh pemerintah sebagai sekolah negeri dan berubahlah namanya menjadi SMA Negeri Prokimal. Seiring berjalannya waktu, kini telah bermetamorfosa menjadi SMA Negeri 2 Kotabumi,” paparnya.
Dengan area sekolah yang terluas di Lampung Utara, SMAN 2 Kotabumi memiliki 30 ruang KBM, dilengkapi dengan ruang kantor dan guru, laboratorium biologi, laboratorium fisika, laboratorium kimia, tiga laboratorium komputer, ruang seni, masjid, perpustakaan, serta ruang UKS.
“Untuk mencapai potensi peserta didik secara maksimal melalui kegiatan ekstrakurikuler, SMAN 2 Kotabumi memiliki tiga jenis ekstrakurikuler,” jelas Heri.
Adapun ketiganya terbagi dalam ekstrakurikuler wajib, yakni kegiatan Pramuka; ekstrakurikuler utama yakni kegiatan rohani dengan melihat masing-masing agama yang dianut peserta didik; serta ekstrakurikuler pendamping, yakni kegiatan OSIS, olahraga, kesenian, ilmu pengetahuan dan teknologi, serta kegiatan lainnya.
“Dengan demikian diharapkan, peserta didik SMAN 2 Kotabumi memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian yang kokoh, kecerdasan, berakhlak mulia, serta memiliki keterampilan yang diperlukan bagi dirinya, masyarakat, serta bangsa dan negara,” tutup Heri Supriyanto. (ardi)