
Lampung Utara (SL)-Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Lampung, Mardiana, serap aspirasi enam desa se-Kecamatan Tanjungraja, Kabupaten Lampung Utara. Aspirasi yang disampaikan langsung enam kepala desa (Kades) itu berlangsung di kediaman Kades Tanjungberingin, Mangku Raden, Senin, 20 April 2020.
Dalam kesempatan itu, Mangku Raden menyampaikan, Desa Tanjungberingin menjadi salah satu desa yang diprioritaskan mendapat bantuan Program Infrastruktur Sarana Ekonomi Wilayah (PISEW). “Selain dari adanya program ini (PISEW.red), kami juga berharap agar perbaikan jalan menuju wilayah Gendot yang kondisinya sudah sedemikian parah,” harap Mangku Raden.
Senada, Kades Sukasari, Sarceng, berharap perbaikan jalan Gendot untuk dapat dirabat beton. “Meskipun hanya beberapa ratus meter, jalan menuju gunung Gendot agar dapat diperbaiki secara permanen di beberapa titik yang rusak parah,” urai Sarceng.
Selain itu, Sarceng juga mengharapkan adanya bantuan untuk kelompok tani juga diprioritaskan pembangunan melalui PISEW, serta merealisasikan permohonan jalan penghubung antardesa. Dalam kesempatan itu, Kades Ulakata, Antoni, menyampaikan, harapan untuk pembangunan jalan lingkungan serta menggelontorkan program BSPS di desanya.
“Warga Desa Ulakata masih banyak yang mendiami rumah yang kondisinya dalam katagori tidak layak huni,” ujar Antoni seraya menyatakan apresiasinya atas kunjungan anggota DPRD Provinsi Lampung, Fraksi Partai NasDem, Mardiana, yang secara langsung terjun lapangan untuk melihat kondisi masyarakat.
Kades Tanjungriang, Meliyanto, juga mengapresiasi atas adanya kunjungan Mardiana di Kecamatan Tanjungraja. “Saya sangat mengapresiasi atas kehadiran Ibu Mardiana yang menyempatkan diri menyerap aspirasi warga melalui kami sebagai kepala desa,” kata Meliyanto.
Dirinya juga meminta bantuan pembangunan infrastruktur di empat dusun yang ada di wilayah Desa Tanjungriang. “Saat ini, di Desa Tanjungriang baru ada bantuan berupa sumur bor saja,” tutur Meliyanto.
Demikian juga dikatakan Kades Sukamulya, Yaya Sidik, jalan menuju Gendot sejauh kurang lebih 500 meter dalam kondisi rusak parah. “Kondisi ini membuat lumpuh perekonomian dan akses desa terputus. Dapat dikatakan, desa-desa yang ada di wilayah Gendot kondisinya terisolir,” ujarnya seraya menyampaikan permohonan bantuan dalam bidang peternakan.
Menanggapi aspirasi yang disampaikan para kepala desa tersebut, Mardiana, anggota Komisi IV DPRD Prov. Lampung, Bidang Pembangunan, menyampaikan, akan segera merancang program prioritas yang akan diutamakan untuk membangun desa.
“Posisi kepala desa merupakan ujung tombak pembangunan di daerah. Untuk itulah, kepala desa harus bisa bersinergi dengan pemerintah, baik eksekutif maupun legislatif. Tentunya semua itu demi kepentingan dan kemaslahatan masyarakat,” terang Mardiana.
Untuk itu, dirinya akan mengawal program yang akan dirancang dengan dasar usulan dari masyarakat melalui kepala desa selaku pamong warga. (ardi)