
Lampung Utara (SL)-Meski tak dihadiri Lurah beserta perangkat lainnya, puncak acara rangkaian peringatan HUT ke-74 Republik. Indonesia (RI) yang dilaksanakan warga RT.05 LK.02 Kelurahan Sindangsari, Kecamatan Kotabumi, Lampung Utara, Rabu, (21/8/2019), tadi malam, tetap berjalan semarak.
Heru Setiawan, Pelaksana Kegiatan HUT ke-74 RI dimaksud, mengatakan, dirinya bersama panitia lainnya merasa sangat kecewa dengan ketidakhadiran Lurah beserta perangkat lainnya. Termasuk Caleg terpilih yang turut diundang dalam puncak acara rangkaian kegiatan rakyat tersebut.
“Sebagai pemuda yang ada di Kelurahan Sindangsari, kami sangat kecewa dengan tidak hadirnya Lurah, dan tamu undangan lainnya. Kami berharap Lurah, ataupun yang mewakili, dapat hadir di tengah-tengah masyarakat,” ungkap Heru, Kamis, (22/8/2018).
Setidaknya, lanjut Heru, kehadiran mereka dapat memberikan support atas kerja keras pemuda dan warga setempat dalam menyelenggarakan hajat tahunan itu. Menurutnya, Lurah Sindangsari, Sukilawati, selama ini terkesan kurang bermasyarakat.
“Selama persiapan maupun dalam pelaksanaan kegiatan, Lurah Sukilawati tidak memberikan dukunga. Sukses dan meriahnya acara yang telah terlaksana tadi malam, itu adalah inisiatif dari kami pemuda dan dukungan RT dan LK,” keluh Heru.
Heru juga menyesalkan, jika hal ini bukan kali pertama terjadi. “Saat ada kegiatan di lingkungan kami, Lurah Sindangsari terkesan cuek dan seolah menganaktirikan lingkungan kami dengan lingkungan lainnya,” beber Heru.
Seharusnya, masih kata Heru, sebagai pelayan masyarakat, minimal dapat memberikan dukungan dengan menghadiri undangan yang diberikan oleh warganya.
Hal senada juga dikatakan Ketua RT.05, Damiri, menurutnya, selama ini Lurah Sindangsari tidak pernah memberikan dukungan atau kumpul bersama warganya. “Selama ini, bila kami hendak melaksanakan suatu kegiatan, terpaksa kami mencari solusi sendiri bersama warga dan pemuda-pemuda yang ada di lingkungan kami,” ujar Damiri.
Dirinya juga menuturkan, meski demikian, hal itu bukan suatu kendala bagi warga setempat karena merasa sudah terbiasa dengan kejadian seperti itu. “Jangankn memberi sumbangan atau dana, hadir saja sudah menjadi satu kehormatan bagi kami. Tapi kenyataannya, yah, seperti itulah. Dalam memeriahkan acara tadi malam kami sangat puas, warga menyambut antusias dari awal hingga akhir acara,” kata Damiri.
Namun, tutur Damiri, rasa lelah dan letih sebagai warga setempat dan panitia pelaksana, terbayar dengan kehadiran Musisi Lampung, Supirman yang menyumbangkan petikan gitar klasik lagu-lagu daerah Lampung. Hingga berita ini dirilis, Lurah Sindangsari belum dapat dimintai keterangan. (ardi)