
Tanggamus (SL)-Jalan Lintas Provinsi Bagian Barat di Lampung, tepatnya di Pekon Teba Kecamatan Kotaagung Timur, kondisinya rusak parah, sebagian jalan terlihat berlubang besar dan tergenang air. Ditambah lagi jalan tersebut tidak memiliki saluran drainase, sehingga air pembuangan limbah dari warga sekitar masuk dan menggenang dibadan jalan.

Dan yang lebih menghawatirkan adalah jalan tersebut bertepatan dengan tempat untuk penyeberangan anak-anak sekolah. Sebab sekolah mereka tepat berada di sebelah jalan lintas tersebut. Hal ini dikhawatirkan dapat menyebabkan kecelakaan baik anak – anak sekolah, masyarakat atau pengendara kendaraan atau pengguna jalan.
Seperti yang diungkapkan oleh Hasanuddin (60) salah satu warga Pekon Teba Kecamatan Kotaagung timur saat di wancarai, dia menjelaskan bahwa jalan rusak tersebut telah rusak sejak lama, kurang lebih sekitar 7 bulan dan belum ada perbaikan sampai saat ini.
“Disini sering terjadi kecelakaan pak, pernah dulu terjadi kecelakaan seorang pegawai Kelurahan, saya waktu itu mengangkatnya. Apalagi anak-anak sekolah, sering ke geser motor. Semoga segera diperbaiki jalan ini,” jelasnya, senin – (4/2/19)
Sementara itu, untuk mengantisifasi sebelum terjadinya kecelakan, Kepala SDN 1 Pekon Teba menugaskan salah satu Guru Kelas 5, Muroni, untuk sementara membantu anak-anak murid menyebrang jalan tersebut. Kepala Sekolah hawatir jika ada pengendara yang melintas saat menghindari jalan berlubang tersebut terlalu mengambil jalur tempat anak sekolah keluar masuk sekolahan.
“Tugas utama saya sebagai guru kelas 5, tapi karena belum ada petugas parkir maka saya ditugaskan untuk ikut membantu menyeberangkan anak-anak sekolah yang tidak diantar atau dijemput keluarganya
Apalagi semenjak jalan didepan sekolah kami rusak, kami harus ekstra waspada jika ada anak murid sekolah yang ingin menyebrang jalan,” terangnya. (Hardi/Wisnu/Robet)