
Tulang Bawang (SL)-Kementerian Agama Kabupaten Tulang Bawang Barat membantah pernah menyalurkan bantuan apapun, termasuk hibah Rp350 juta, untuk Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Tulang Bawang. Karena Kemenag hanya mengelola anggaran untuk Pendidikan MAN, Mts RA, Ponpes dan sejenisnya. Untuk STAI biasanya langsung dibawah Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi.
Bantahan itu disampaikan Kapala Seksi Pendidikan Agama Islam (Kasi PAI) Kementerian Agama Kabupaten Tulang Bawang Barat H. Hizbulloh Safari, S.Ag. “Sama sekali tidak benar. Kami juga tidak pernah mengetahui masalah urusan STAI, apa lagi masalah memberikan bantuan hibah sarana prasarana Sekolah Tinggi Agama Islam Tulang Bawang,” kata Safari kepada sinarlampung, Sabtu (02/02/2018). Safari mengaku heran dengan keterangan itu. “Saya heran jika Pak Abu Thalib berbicara begitu. Dari mana sumbernya?” kata Safari.
Hizbulloh Safari menjelaskan bahwa Kemenag Tulang Bawang Barat, hanya mengelolaan anggaran untuk Pendidikan seperti Sekolah MAN, Mts RA ponpes dan sejenisnya, “Kalau untuk STAI yang saya tahu mereka langsung di bawah direktorat jenderal pendidikan tinggi. Dan masa sekelas perguruan tinggi kok bantua segitu untuk dua tahun. Dana bantuannya hanya segitu Hmzzzz kok level Perguruan tinggi dalam dua tahun hanya Rp350 juta, tidak masuk akal. Kalau nilainya milyaran bisa jadi,” katanya.
Safari, sapaan akrabnya menyatakan bahwa dirinya memastikan bahwa setiap penggunaan dana dari manapun bantuannya itu harus ada pertanggung jawabannya. Menurutnya Abu Thalib bisa mengelak, tetapi auditpun tetap dilakukan oleh Badan Pemeriksa Keuangan dan Inspektorat Jenderal Kementerian setiap tahunnya. “Kalau ada penyimpangan, pasti ditelusuri,” katanya.
Selaku kepala seksi pendidikan Islam Kementerian Agama di Kabupaten Tulang Bawang Barat, dia memastikan tidak bantuan untuk STAI. “Saya tegaskan kementerian agama kabupaten tulang bawang barat tidak pernah menyalurkan bantuan untuk STAI Tulang Bawang karena bukan wewenang kami,” katanya.
Sebelumnya, Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Tulang Bawang, Kabupaten Tulang Bawang Barat menyebutkan bahwa pihaknya mendapatkan bantuan dalam dua tahun anggaran sebesar Rp350.000.000. Bantuan tersebut diperoleh pada tahun Anggaran 2013 Rp150 juta, dan tahun Anggaran 2016 Rp200 juta.
Bantuan itu diperoleh dari Kemenag Kabupaten Tulang Bawang Barat, karena saat mengajukan ke Dirjen Pendidikan Islam Dikti, pihak Dirjen sudah diposkan, ke anggaran Depag saja. “Waktu saya mengajukan ke kementerian agama Dirjen Pendidikan Islam Perguruan Tinggi, pihak dirjen menjawab itu sudah di pos anggaran Depag saja. Pihak dirjen tidak memiliki wewenang lagi masalah memberikan bantuan kepada pihak perguruan tinggi,” Kata Abu Thalib. (Mardi)