
Lampung Timur (SL)-Ribuan warga pesisir Labuhan Maringgai Lampung Timur panik dan ketakutan. Mereka mendapat kabar air laut di Desa Margasari Kecamatan Labuhan Maringgai surut hingga tiga kilo meter, dan akan ada tsunami. Kabar cepat menyebar, dan warga berhamburan membawa keluarganya mengungsi ke Desa Sribhawono. Ribuan warga yang mengungsi berasal dari Kuala Penat, Margasari, dan Kecamatan Pasir Sakti.
Informasi yang dihimpun sinarlampung.com, awalnya beredar kabar bahwa air laut surut dan tidak seperti biasanya, dan beredar cepat bahwa akan adanya tsunami, Selasa (25/12/18).
Kades Sribhawono Buich Wisnu Prabowo membenarkan adanya pengungsi dari Desa Margasari dan sekitaran Pantai Timur yang ditampung di Balai Desa setempat. ”Ratusan warga dari kuala Penat, Margasari dan sekitar yang datang ke Sribhawono, akibat adanya isu akan datangnya gelombang tsunami. Namun saat ini warga sudah kembali ke rumah masing masing setelah mengetahui kabar akan adanya tsunami adalah bohong,” katanya. (Wahyudi)