
Pesisir Barat (SL)-Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar) terus melakukan meningkatkan pelayanan untuk menjangkaui daerah terpencil. Kali ini, Bupati Pessisir Barat mengunjungi Pekon Way Haru. Bupati Pesisir Barat Agus Istiqlal menghadiri kegiatan pengajian rutin Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) yang di gelar di Pekon (Desa) Way Haru, Kecamatan Bangkunat, Rabu, (19/9).
Dalam sambutanya Bupati mengatakan, masyarakat Wayharu, Bandardalam, Siringgading dan Pekon Waytiyas kedepan dapat merasakan aliran Listrik PLN seperti Pekon-pekon lain yang ada di Pesisir Barat. “Sanggi (Tanggamus) ke Way Heni sudah dipasang jaringan kabel listrik PLN dan dari Way Heni ke Way Haru mudah-mudahan secepatnya dapat merasakan aliran listrik PLN karena kita sedang berupaya agar secepatnya. Dan masih dalam proses Pemerintah Pesibar dapat ber-MOU dengan Pihak PLN,” kata Bupati.
Bupati melanjutkan, Way Haru merupakan daerah yang di isi oleh berbagai suku, seperti Bali, Jawa, Sunda dan Lampung. Semua merupakan warga masyarakat Pesisir Barat dan wajib mendapatkan hak yang sama. “Ketua BKMT ibu Sefti ingin pengajian ini dilaksanakan di Way Haru. Karena masyarakat disini merupakan masyarakat yang sangat religius dan Pengajian ini merupakan Sarana bersilaturahmi, sarana bertatap muka dan mendengarkan aspirasi masyarakat,” katanya.
Selain itu, Agus juga mengatakan, Satu bulan kedepannya akan melakukan sunatan masal di pekan Way Haru sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat Way Haru. “Ini merupakan salah satu perhatian pemerintah terhadap way haru, Kita akan selalu samakan perhatian Way Haru dengan Pekong Pekong lain,” kata Agus Istiqlal yang juga memberikan bantuan satu unit traktor dan benih padi kepada kelompok tani dan santunan anak yatim.
Masyarakat di keempat pekon yang selama ini terpencil, kini memiliki akses jalan yang bisa dilalui kendaraan roda empat. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesibar membangun akses jalan ke wilayah itu, dalam tempo sekitar satu tahun sejak awal 2017. “Keberhasilan membuka keterisoliran empat pekon berpenduduk sekitar tujuh ribu jiwa itu, tidak terlepas dari komitmen dan kerja keras seluruh jajaran Pemkab dan masyarakat setempat,” kata salah seorang warga Way Haru.
Pada masa pemerintahan Bupati Agus Istiqlal, katanya proses pembukaan badan jalan yang menghubungkan Pekon Sumberrejo-Wayharu itu dapat terwujud. “Meski banyak menghadapi kendala. Namun semuanya berhasil diselesaikan dengan baik,” katanya. (Gung).