
Lampung Selatan, sinarlampung.co – Anggota Komisi V DPRD Provinsi Lampung, Lesty Putri Utami, resmi membuka sekaligus memberikan apresiasi tinggi terhadap terselenggaranya Kejuaraan Gastrek Manol Way Sulan yang digelar untuk pertama kalinya. Kegiatan berlangsung di Sirkuit Arena Persawahan, Desa Talang Way Sulan, Kecamatan Way Sulan, Kabupaten Lampung Selatan, pada Sabtu (17/10/2026).
Kejuaraan ini berlangsung selama dua hari, 17–18 Oktober 2026, dengan tiga kelas perlombaan: kelas motor Manolan, kelas motor Standar, dan kelas motor RBT (Bebas). Acara turut dihadiri Kepala Desa Talang Way Sulan, Dawud; Kepala Desa Karang Pucung, Yuliana Pathul Munir; serta Kepala Desa Pamulihan, Toni Kardianto.
Dalam sambutannya, Lesty Putri Utami menyampaikan kekaguman terhadap semangat para peserta.
“Saya sangat mengapresiasi kegiatan seperti ini. Saya melihat para pejuang motor Manol yang asli ini sungguh keren. Sambil membawa beban yang mereka bawa, kalau tidak terbiasa tentu sangat membahayakan. Di sini tidak ada yang merasa hebat, namun di sini kita menyadari bahwa ini adalah bentuk hiburan yang memang diinginkan masyarakat sekaligus menjadi wadah kreativitas warga.”
Politisi dari Fraksi PDI Perjuangan ini juga mengimbau seluruh pihak untuk menjaga sportivitas.
“Saya meminta agar kita semua menjunjung tinggi sportivitas. Intinya, kegiatan ini dapat memberikan manfaat di masa mendatang. Siapa pun yang menjadi juara pada hari ini, itulah yang terbaik.”
“Selain menjadi sarana hiburan, kegiatan ini juga dapat meningkatkan perekonomian bagi para pelaku usaha kecil dan UMKM di sekitar lokasi. Antusiasme warga pun sangat luar biasa.”
Ketua Pelaksana, Kevin, menjelaskan bahwa kejuaraan ini merupakan inisiatif Karang Taruna Desa Talang Way Sulan.
“Kegiatan Gastrek Manolan Way Sulan ini baru pertama kali kita laksanakan. Terhitung saat ini tercatat sekitar 50 peserta dari tiga kelas yang turun berpartisipasi.”
Kevin berharap ke depannya antusiasme semakin meningkat.
“Karena hari ini di Lampung Timur juga ada kegiatan serupa, fokus peserta sedikit terbagi. Namun untuk besok, kami optimis jumlah peserta akan meningkat. Jika antusiasme terus bertambah, kita akan tambah lagi kelas perlombaannya di masa mendatang.” (Waluyo)