
Lampungselatan, sinarlampung.co – Peristiwa kematian Nuraini (64), seorang ibu rumah tangga yang ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya di Desa Ketapang, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan, Senin (20/7/2026) malam, masih menyisakan misteri mendalam.
Peristiwa bermula sekitar pukul 15.00 WIB ketika korban berpamitan dari rumah anaknya untuk pulang ke rumahnya yang berjarak sekitar 200 meter. Korban berniat mengangkat jemuran sebelum hari gelap dan bersiap untuk mandi. Namun, siapa sangka percakapan singkat itu menjadi komunikasi terakhir korban dengan keluarganya.
Satu jam berselang, menantu korban sempat mendatangi rumah tersebut untuk menjemputnya. Lantaran pintu rumah dalam keadaan terkunci rapat dan dari luar sayup-sayup terdengar suara air mengalir dari kamar mandi, sang menantu menduga korban sedang mandi sehingga memilih kembali ke rumah tanpa rasa curiga.
Firasat buruk baru muncul menjelang pukul 19.00 WIB karena korban tak kunjung terlihat. Menantu korban lantas meminta kedua anaknya untuk menyusul sang nenek. Namun, niat menjemput itu berubah menjadi jerit histeris ketika kedua cucunya mendapati korban sudah tergeletak tak bernyawa di dalam kamar.
Warga yang mendengar teriakan panik tersebut berdatangan mencoba memberikan pertolongan, tetapi nyawa korban sudah tidak tertolong. Kejadian ini pun langsung dilaporkan ke pihak kepolisian.
Menindaklanjuti laporan warga, personel Polsek Penengahan bersama Tim Inafis Polres Lampung Selatan langsung meluncur ke lokasi kejadian untuk mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP). Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menemukan luka di bagian belakang kepala korban.
Kapolsek Penengahan IPTU Donal Afriansyah, S.H., M.H., menegaskan bahwa pihaknya bergerak cepat mengumpulkan barang bukti serta meminta keterangan saksi guna menyusun kepingan fakta yang hilang di rentang waktu antara pukul 15.00 hingga 19.00 WIB.
“Kami langsung mengamankan TKP, meminta keterangan saksi, dan berkoordinasi dengan Tim Inafis untuk identifikasi. Jenazah korban sudah dibawa ke RSUD Dr. H. Bob Bazar untuk dilakukan visum dan autopsi,” jelas IPTU Donal.
Pihak kepolisian hingga kini belum berani berspekulasi mengenai penyebab pasti kematian korban. Keberadaan luka di kepala serta kondisi pintu rumah yang terkunci dari dalam menjadi titik fokus utama penyelidikan.
“Kami masih menunggu hasil pemeriksaan medis. Penyelidikan terus berlangsung untuk mengungkap secara menyeluruh fakta di balik peristiwa ini,” tegas IPTU Donal.. (Red)