
BANDAR LAMPUNG, sinarlampung.co– Kepergian politisi senior Partai NasDem, Drs. H. Tamanuri, M.M., meninggalkan duka mendalam bagi jagat politik Bumi Ruwa Jurai. Sepanjang Senin 23 Maret 2026, rumah duka almarhum di Jalan Sultan Agung, Way Halim, terus didatangi puluhan tokoh penting mulai dari jajaran kepala daerah hingga mantan penguasa Lampung.
Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, tampak hadir di barisan depan para pelayat. Kehadiran orang nomor satu di Lampung ini menunjukkan penghormatan negara atas dedikasi almarhum selama menjabat sebagai Anggota DPR RI dan kepala daerah.
Tak hanya gubernur petahana, sejumlah mantan pemimpin daerah juga terlihat memberikan penghormatan terakhir, di antaranya:
Arinal Djunaidi (Gubernur Lampung periode 2019–2024)
Herman HN (Mantan Wali Kota Bandar Lampung)
Hanan A. Rozak (Anggota DPR RI / Mantan Bupati Tulang Bawang)
Abdurrahman Sarbini (Mance) (Mantan Bupati Tulang Bawang)
Mustafa (Mantan Bupati Lampung Tengah)
Asri Agung Putra (Ketua Umum IKA-FH Unila)
Kehadiran para tokoh ini seolah menegaskan bahwa Tamanuri adalah sosok “perekat” yang dihormati oleh kawan maupun lawan politiknya.
Profil Singkat Sang Tokoh Pembangunan
H. Tamanuri yang lahir pada 8 Agustus 1952, mengembuskan napas terakhirnya pada usia 73 tahun di Rumah Sakit Royal Taruma, Jakarta, sekitar pukul 07.30 WIB pagi tadi. Ayah kandung dari mantan Bupati Lampung Utara, Agung Ilmu Mangkunegara ini, memiliki rekam jejak pengabdian yang panjang.
Beliau tercatat sebagai peletak dasar pembangunan Kabupaten Way Kanan selama dua periode kepemimpinannya (2000–2010). Karier politiknya kian moncer saat terpilih menjadi Anggota DPR RI dari Dapil Lampung II pada Pemilu 2014, dan terus bertahan hingga saat ini.
Hingga sore hari, suasana di rumah duka masih dipadati pelayat yang ingin memberikan doa terbaik. Almarhum dikenal sebagai sosok birokrat tulung dan politisi yang “kenyang” pengalaman, yang selalu mengedepankan kepentingan daerah Lampung di tingkat nasional.
”Lampung kehilangan salah satu putra terbaiknya. Beliau adalah guru bagi banyak politisi muda dan pejuang aspirasi rakyat yang gigih,” ungkap salah satu kolega yang hadir di rumah duka. (Red)