
LAMPUNG UTARA, sinarlampung.co– Kelanjutan puluhan paket proyek infrastruktur di Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kabupaten Lampung Utara yang sempat gagal lelang pada tahun 2025, kini mulai menemui titik terang. Pemerintah daerah menargetkan pengerjaan fisik senilai total Rp27 miliar tersebut dapat dimulai pada Maret mendatang.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas SDABMBK Lampung Utara, Rio Alaska, menjelaskan bahwa ke-24 paket tersebut terdiri dari 21 paket perbaikan jalan dan 3 paket pembangunan jembatan. Menurutnya, proses administrasi untuk lelang ulang telah mulai berjalan.
“Kami sudah ajukan permohonan lelang untuk ke-24 paket tersebut ke Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) beberapa hari lalu,” ujar Rio, Jumat 9 Januari 2026.
Rio memperkirakan tahapan lelang akan rampung pada bulan Maret 2026. Jika sesuai jadwal, penandatanganan kontrak kerja paling cepat dilakukan awal Maret atau tertunda sedikit karena hari raya.
“Paling lambat [kontrak ditandatangani] setelah lebaran Idul Fitri,” tambahnya.
Ia menegaskan, tidak ada perubahan pada spesifikasi maupun nilai anggaran dari paket-paket yang sebelumnya gagal lelang tersebut. “Nilainya sama, totalnya tetap Rp27 miliar,” jelas Rio.
Terkendala Berkas
Secara terpisah, Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Lampung Utara, Chandra Setiawan, membenarkan adanya permohonan lelang ulang tersebut. Namun, prosesnya belum bisa langsung dieksekusi karena kendala kelengkapan administrasi.
Chandra mengungkapkan bahwa pihaknya terpaksa mengembalikan berkas permohonan tersebut ke dinas terkait.
“Permohonan sudah kami terima, tapi kami kembalikan karena masih banyak kelengkapan berkas yang kurang. Hingga saat ini, belum disampaikan kembali hasil perbaikan berkasnya,” pungkas Chandra. (Red)