
Lampung Timur, sinarlampung.co-Pria paruh baya, S (54), warga Desa Sidorejo, Kecamatan Sekampung Udik, Lampung Timur, tewas medadak diatas panggung orgen tunggal, saat nyanyi lagu dangdut, di acara pernikahan keponakannya, Kamis 27 November 2025 siang.
Peristiwa terjadi setelah akad nikah selesai digelar. Acara dilanjutkan dengan makan-makan dan hiburan orgen tunggal. Korban yang termasuk rombongan pengantar pengantin wanita terlihat makan bersama tamu lain. Setelah makan, korban naik ke panggung untuk menyumbang satu lagu duet bersama biduan. Baru seperempat lagu, korban tiba-tiba pingsan dan jatuh dari panggung.
Warga langsung membawanya ke klinik terdekat, namun nyawa korban tidak tertolong. Dan langsung dimakamkan hari itu juga. “Iya benar, baru nyanyi tiba-tiba jatuh. Korban masih tetangga sekaligus paman mempelai wanita,” ujar salah seorang warga yang menyaksikan langsung.
Peristiwa itu juga menjadi viral di media sosial setelah diunggah oleh biduan yang tampil saat itu, Dwi Novita S, melalui akun media sosialnya @DwiNovitaS: “Kronologi kabar duka hari ini. Setelah serangkaian acara, hiburan dimulai… lalu ada bapak-bapak naik menyumbangkan sebuah lagu duet bersama vokalis. Baru ¼ lagu, tiba-tiba bapaknya pingsan dan dilarikan ke RS,” tuliasnya.
“Setelah itu kami masih menunggu info, baru mulai lagi satu lagu, lalu dapat kabar bahwa beliau meninggal dunia. Ternyata masih pakde mempelai wanita… Innalillahi wainna ilaihi raji’un. Al-Fatihah. Kami dari tim musik turut berduka cita cita semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.” ulasnya. (Red)