
Lampung Selatan (SL) – Polda Lampung memusnahkan ratusan senpi ilegal beserta amunisinya secara besar-besaran. Atas Pemusnahan itu, banyak pihak yang “acung jempol”, karena dinilai suatu prestasi dan pencapaian yang luar biasa.
Apresiasi pertama datang dari Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi. Saking kagumnya, Arinal sampai memberikan piagam penghargaan kepada jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum).
Piagam penghargaan itu diserahkan Arinal kepada Direskrimum Kombes Pol Reynold Hutagalung, berbarengan acara HUT ke-8 Tekab 308, di Mapolda Lampung, Rabu (30/8/2023).
Arinal menyampaikan, keberhasilan Polda Lampung dalam menumpas berbagai jenis tindak kejahatan tentu didasari dengan semangat yang kuat dan profesional tinggi. Sehingga memberi kontribusi yang luar biasa dalam menjamin keamanan masyarakat.
“Pemerintah provinsi Lampung sangat bersyukur atas kontribusi luar biasa yang telah diberikan Tekab 308 Presisi. Ini memberi dampak yang positif bagi pertumbuhan dan perkembangan masyarakat Lampung,” tegas Arinal.
Menurut Arinal, terciptanya kondisi yang aman dan kondusif sangat berpengaruh terhadap keberhasilan di berbagai sektor. Misal perkebunan, perikanan, pariwisata, dan lain sebagainya.
Oleh karenanya, Arinal menganggap kerjasama yang kuat antara Tekab 308 Presisi dan pemerintah daerah adalah kunci dalam menciptakan rasa aman.
“Saya ucapkan terima kasih yang tulus pada seluruh Tekab 308 Presisi atas pengabdian dan pengorbanan, dedikasi serta semangat untuk terus berjuang yang telah diberikan demi keamanan dan keadilan,” tandasnya.
Selain Arinal, apresiasi juga disampaikan Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi), Edi Hasibuan. Pengungkapan sindikat senpi ilegal secara besar-besaran menurutnya merupakan suatu prestasi yang luar biasa.
“Hampir empat bulan kami melakukan penelitian bagaimana Polda Lampung membangun Kamtibmas termasuk memberantas kejahatan. Adanya pengungkapan sindikat senjata api ilegal secara besar-besaran,” ujar Edi.
Edi menegaskan, mengungkap peredaran senpi ilegal bukanlah perkara mudah. Butuh kerja keras semua pihak. “Ini tidak mudah mengungkapkannya, tetapi berkat kerja keras semua pihak, termasuk seluruh reserse dalam pimpinan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Lampung. Ini juga banyak apresiasi dari masyarakat,” ujar Edi.
Edi juga tidak bisa membayangkan, betapa bahayanya jika senpi ilegal berada di tangan penjahat. Tentu hal ini sangat meresahkan masyarakat. Namun, berkat keuletan dan kerja sama semua anggota, situasi itu bisa diminimalisir.
“Seluruh Polda kami datangi, kami sangat bangga pada Polda Lampung bisa mengungkap berbagai kejahatan kemudian sangat kondusif terutama tiga sampai empat bulan terakhir ini,” kata Edi.
Terakhir, Edi juga berpesan agar kepolisian tidak puas atas keberhasilan yang dicapai, tetapi menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja dalam mewujudkan Polri Presisi demi mendapatkan kepercayaan dari masyarakat.
“Penghargaan kepada bapak Kapolda bisa menjadi motivasi pada seluruh jajaran agar terus meningkatkan kinerja dalam meraih kepercayaan masyarakat, hadir dan melakukan perlindungan serta kenyamanan pada masyarakat. Terima kasih pada bapak Kapolda Lampung,” pungkasnya. (Heny)