
Bandar Lampung (SL)-Tim Resmob Tekab 308 Ditreskrimum Polda Lampung turun membackup Polsek Gunung Labuhan, dan Tekab 308 Polres Way Kanan, memburu tiga pelaku begal yang menewaskan Azwar Ragil (23) alias Agil di Kampung Negeri Sungkai, Kecamatan Gunung Labuhan Kabupaten Way Kanan. Tim juga ikut melakukan olah TKP, Sabtu 19 Agustus 2023.
Baca: Pemuda Tewas Ditembak Begal di Way Kanan Kepalanya Ditembus Peluru Motor PCX Raib
“Kita langsung back up kasus pembegalan sadis di Way Kanan itu. Tim sudah meluncur, dan berkordinasi dengan satuan wilayah,” kata Tim Resmob Polda Lampung, Jumat malam.
Kapolres Way Kanan AKBP Pratomo Widodo mengatakan bahwa korban diserang oleh tiga orang laki laki yang tidak dikenal pada hari Jum’at tanggal 18 Agustus 2023 sekitar pukul 19.00 Wib di jalan Kampung Negeri Sungkai Kecamatan Gunung Labuhan Kabupaten Way Kanan.
“Korban ini dalam perjalanan pulang bersama dua rekannya. Korban mengendarai kendaraan Yamah Lexy warna putih. Tiba tiba dihadang tiga orang tidak dikenal di area kebun karet jalan Kampung Negeri Sungkai. Para pelaku memaksa korban menyerahkan motornya,” kata Kapolres.
Para pelaku mengendarai motor jenis dua tak, menghampiri korban dengan menodongkan senjata api. Pelaku memaksa korban menyerahkan kunci motor.
“Namun korban ngotot mempertahankan, dan seketika pelaku menembakan senjata api sehingga mengenai kepala korban. Melihat korban tertembak, kedua temannya berlari enyelamatkan diri,” katanya.
Akibat peristiwa tersebut Aqil mengalami luka tembak dibagian pipi sebelah kanan dengan diameter kurang lebih 3 cm yang mengakibatkan korban meninggal dunia di TKP.
“Satu motor Yamaha Lexi warna putih hitam kita temukan dilokas. Saat ini anggota kami masih berada dilapangan untuk mengumpulkan bukti dan mencari serta mendengarkan saksi saksi lain di sekitar TKP.” Kata Kapolres.
Kapolres mengaku geram atas ulah kejam pelaku begal itu. Untuk itu pihaknya akan mengerahkan segala upaya unyuk mengungkap para pelaku.
“Saya mengutuk keras perbuatan pelaku, Polres Waykanan akan melakukan segala upaya dan mengerahkan semua sumberdaya untuk dapat mengungkap pelaku kejahatan ini,” kata Pratomo. (red)