
Lampung Timur (SL)-Tembok Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Way Bungur ambruk, akibatkan galian saluran drainase milik Desa Tambah Subur Kecamatan Way Bungur Kabupaten Lampung Timur.
Pagar SMK tersebut yang di perkirakan tinggi 2 meter itu ambruk sudah hampir seminggu yang lalu. Menurut informasi lokasi, tanggul buatan yang terbuat dari batu batako tidak mampu menahan tanah yang terbawa deras nya air hujan yang melewati drenase irigasi desa.
Kepala Desa Tambah Subur Setiyo Budi mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan kepala sekolah dan komite sekolah terkait bagaimana kondisi saat ini.
” Saya baru tahu kalau pagar SMK itu rubuh, mungkin karena akibat kultur tanah yang tidak stabil saat deras nya air hujan yang cukup tinggi,” ujar Kades Budi, Rabu 03 Februari 2021.
Masih dikatakan Budi, Pemerintahan Desa tidak akan tinggal diam, tentu akan berkoordinasi dengan kepala sekolah atau komite sekolah, untuk menanggapi persoalan ini.
“Dalam perjanjian kepada pihak sekolah, Pemerintah sudah mengantongi izin penggalian dan desa hanya menggali siring (irigasi) dan material tanah di minta pihak sekolah serta pihak sekolah yang akan membangun drainase,”pungkasnya.
Sampai berita di publikasikan, pihak SMK N 1 Way Bungur belum bisa di konfirmasi terkait persoalan ini. (Wahyudi)