
Lampung Utara (SL)-Pemerintah mengevakuasi sejumlah Warga Negara Indonesia yang berada di Negara China. Kebijakan itu diambil setelah Negeri Tirai Bambu ini diserang dengan merebaknya virus Corona di Kota Wuhan – Yangzhou, Provinsi Jiangsu, China.
Salah satunya Muhammad Faris Azhar, mahasiswa Politeknik Institute Kota Yangzhoue, asal Kabupaten Lampung Utara. Tepatnya jalan Sriwijaya, Gang.Wakaf, Kelurahan Kotabumi Pasar, Kecamatan Kotabumi, Lampung Utara. Dirinya diketahui merupakan alumni SMAN1 Sekampung Udik, Lampung Timur dan mendapatkan beasiswa dari pemerintah untuk meneruskan pendidikanntinggi di sana (Kota Yangzhou, China.red).
Meski demikian, sekembalinya Faris ke Tanah Air justru memberi kekhawatiran warga yang ada di lingkungannya. Informasi terhimpun, sejumlah warga khawatir, jika dirinya (Faris.red) terjangkit virus Corona. “Saya maklum, apabila warga merasa khawatir dengan keberadaan saya di lingkungan ini, namun saya dipulangkan oleh pemerintah dan telah melalui pengecekan mesehatan yang menyatakan bahwa saya terbebas dari virus corona. Bahkan, Kota Wuhan jaraknya sekitar 500 Km dari tempat tinggal saya di Yangzhou,” ungkap Faris, Minggu, (2/2/2020)
Sementara menurut Wardana, kakak Faris yang juga selaku Ketua RT setempat, mengaku, sangat bahagia adik kesayangannya bisa pulang ke rumah dengan sehat dan selamat. “Ini memang keinginginan kami sekeluarga, meminta Faris agar dapat pulang ke Indonesia, karena kami khawatir akan keadaan adik kami di sana,” ujar Wardana.
Wardana berharap Pemerintah Lampung Utara tidak tinggal diam dengan adaya isu dan permasalahan ini, agar dapat meluruskan kekhawatiran warga sekitar dan berharap bisa memfasilitasi persoalan tersebut. “Harapan kami, ketika suasana sudah mulai membaik, adinda kami bisa kembali menuntut ilmu di China dan pemerintah bisa membantu kami baik moril ataupun materil sehingga adinda kami nanti bisa belajar seperti semula di China dan dapat mengharumkan nama Indonesia, khususnya Lampung Utara,” harap Wardana. (rk/ardi)