
Bandar Lampung (SL)-Ketua Dewan Pimpinan Pusat Brantas Narkoba Maksiat Republik Indonesia (DPP BNM RI) Fauzi Malanda menyatakan keprihatinannya dengan maraknya narkoba di nusantara ini. Menurutnya, peredaran narkoba semakin hari makin berkembang dan tak kunjung sepi dari pemberitaan
“Sebagai penggiat narkoba yang bernaung di BNM RI, kami ikut ambil bagian untuk menyelamatkan masyarakat yang tidak memandang usia. Baik yang melanda berbagai kalangan, mulai dari TNI/Polri, ASN, nahasiswa dan pelajar di nusantara ini. BNN dan Kepolisian tidak mengenal waktu dengan gencar memburu para bandar barang haram ini,” kata Fauzi, (23/09/2019).
Fauzi Malanda mengaku, didasari niat yang tulus diikuti seluruh anggotanya baik itu pengurus DPP, DPD, DPC serta DPAC mempunyai tekad ikut menyelamatkan masyarakat di nusantara ini dari ancaman narkoba Fauzi mengaku, setiap hari melakukan investigasi di wilayah Kota Bandar Lampung. “Mengapa di Bandar Lampung. Karena Bandar Lampung merupakan tempat kelahiran BNM RI,” ucapnya.
Fauzi menghimbau kepada seluruh warga Indonesia umumnya, Kota Bandar Lampung khususnya dan mengajak jajarannya untuk selalu mengawasi peredaran bahaya narkoba. “Baik peredaran narkoba maupun tempat-tempat yang diduga dijadikan tempat maksiat. Untuk itu BNM RI bersama Muspika, kepolisian dan para lurah akan melakukan operasi tempat dimaksud. Seperti rumah kost, wisma dan hotel melati, untuk kegiatan itu akan kita laksanakan minggu ini,” ungkapnya.
Fauzi juga berharap, kepada Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) dan Kepolisian untuk melakukan operasi rutin, mengingat menjamurnya tempat hiburan di kota ini. “Kami juga menghimbau kepada para orang tua serta masyarakat di setiap lingkungan, untuk ikut berperan mengawasi putra-putrinya. Hanya ada dua pilihan bagi pengguna, masuk tahanan atau mati, jangan sia-siakan putra-putri kita,” ucapnya. (Red)