
Bandar Lampung (SL)-Pj. Sekdaprov. Lampung Fahrizal Darminto, mewakili Gubernur Lampung Arinal Djunaidi membuka secara resmi acara World Indonesia Scholarship (WISH) Festival Lampung 2019, yang dilaksanakan di GSG Universitas Lampung, Sabtu (13/7/2019).

WISH Festival 2019 merupakan festival beasiswa nasional terbesar di Indonesia bekerjasama dengan 30 lembaga pemberi beasiswa dalam dan luar negeri. WISH Festival 2019 adalah roadshow yang digelar di kota-kota besar di Indonesia, salah satunya Lampung yang merupakan kota keempat setelah Jawa Timur, Sumatra Barat, dan Jawa Barat. Acara ini sukses mempertemukan antara lembaga pemberi beasiswa, mahasiswa, dan institusi pendidikan. Juga dalam menggaet lembaga pemberi beasiswa baik dalam negeri maupun luar negeri.
Dalam sambutan yang dibacakan Pj. Sekdaprov. Lampung Fahrizal Darminto, Gubernur Arinal menyampaikan apresisasi pemprov terhadap acara tersebut yang dinilai sangat strategis sebagai ajang dalam mempertemukan para pencari beasiswa, penerima beasiswa, dan lembaga penyedia beasiswa sebagai upaya untuk meningkatkan akses dan kesempatan peserta didik dalam menempuh pendidikan di perguruan tinggi yang selaras dengan visi pemprov Lampung.
Fahrizal menjelaskan, pendidikan adalah merupakan salah satu kunci dalam pembentukan SDM yang berkualitas. Peningkatan kualitas pendidikan dasar, menengah, dan tinggi menjadi salah satu fokus utama pemprov Lampung dalam membangun pendidikan yang berkualitas dan merata di Provinsi Lampung, salah satunya melalui beasiswa.
“Pemprov Lampung akan menyediakan beasiswa pertanian bagi anak petani berprestasi hingga perguruan tinggi. Demikian juga dengan anak nelayan yang berprestasi,” ujarnya.
Guna menghadapi tantangan global dan revolusi industry 4.0, dimulai dari tingkat menengah atas, pemprov Lampung akan mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi melalui program Smart School dengan menyediakan jaringan internet dan komputer. Serta mengembangkan kegiatan bisnis startup dan bisnis yang berbasis teknologi, juga dengan meningkatkan kapasitas guru di bidang teknologi,” jelasnya. (Rls)