
Pardasuka (SL)-Wakil Ketua Bunda Paud Pringsewu, Hj. Rita Irviani Fauzi menghadiri lomba kolase yang diselenggarakan oleh Himpunan Pendidik Anak Usia Dini (HIMPAUDI) Kecamatan Pardasuka Kabupaten Pringsewu, aula GSG UPT Pendidikan, Senin, (4/3/2019). Diacara yang diikuti ribuan anak Paud itu Bunda ingatkan tentang pentingnya pendidikan usia dini.

“Saya sangat berapriasi kepada Himpaudi Kabupaten Pringsewu yang ikut menyongsong HUT ke-10 Kabupaten Pringsewu Tahun 2019, karena pendidikan sangat penting dalam usia dini serta untuk pendidikan masa depan anak, supaya pertumbuhan sangat maksimal serta bisa mengambil manfaat dari sebuah dongeng. Orang tua juga harus berperan aktif dalam pendidikan anak usia dini,” kata Hj. Rita Irviani Fauzi dalam sambutannya.
Sementara Peni Widayanti, mewakili Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pringsewu yang membuka acara bahwasanya Kabupaten Pringsewu yang di adakan di 9 Kecamatan sekaligus memperingati HUT ke-10 Kabupaten Pringsewu dengan jumlah peserta Gebiar kurang lebih 3283 anak dan orang tua. “Mari kita tingkatkan peran serta masyarakat untuk bersatu berkarya dan Bersahaja menuju paud yang berkualitas” kata Peni.
Selain hadiri Hj. Rita Irviani Fauzi wakil ketua bunda paud Kabupaten Pringsewu, juga hadir Hj. Peni Widayanti Kabid Paud dan Dikmas, Sukardi UPT Pendidikan, Suprihatin, S. Kom pengurus Himpaudi Kabupaten Pringsewu, Mei Manto Dari Erlangga, Umi Sholiha Ketua Himpaudi Kecamatan Pardasuka, Umi Laila, S. Ag Ketua Himpaudi Kabupaten Pringsewu, Ahmad Damar Arifin, S. Pd atau nama terkenal kak Damar sebagai Pendongeng, serta para pengurus Himpaudi Kecamatan dan para wali murid.
Umi Sholiha selaku Ketua Himpaudi Kecamatan Pardasuka dalam sambutannya Gebyar Himpaudi Kecamatan Pardasuka Jumlah peserta 413 siswa, dan pendidik 80 guru. “Kita tingkatkan peran serta orang tua dalam pendidikan anak usia dini menuju paud yang berkualitas”, kata Umi Sholiha.
Titik Puji Lestari Camat Pardasuka sambutannya mengatakan dalam rangka HUT ke-10 Kabupaten Pringsewu Tahun 2019, “Kita tingkatkan pendidikan dari sekarang agar bisa menumbuhkan semangat putra putri dalam usia dini,” ucapnya. Titik menambahkan Ucapan terima kasih kepada wali murid yang hadir dalam hal untuk meningkatkan kualitas anak, agar ada Kordinasi dengan para dewan guru serta orang tua ikut berperan.
Sementara untuk Pendongeng tingkat nasional yang masih berusi 28 tahun dari Kabupaten Magelang Jawa Tengah Ahmad Damar arifin, yang nama terkenalnya di kalangan anak anak paud dengan sebutan kak Damar, terlihat semangat menyampaikan pesan moral, mengasah imajinasi anak.
“Karena dongeng ini Sebagai sarana hiburan untuk anak-anak serta Harapan kedepan agar anak-anak tidak terpengaruh dengan teknologi smartphone serta peran orang tua mau nemani anaknya walaupun hanya sekedar cerita,” katanya. (Wagiman)