
Bandarlampung, sinarlampung.co – Suasana hangat dan penuh khidmat menyelimuti Taman Santap Rumah Kayu, Bandar Lampung, pada Sabtu 4 Juli 2026 pagi. Di bawah atap tempat makan bernuansa asri tersebut, dua keluarga besar berkumpul untuk merajut simpul silaturahmi yang baru, menghantarkan sepasang kekasih menuju babak baru kehidupan mereka.
Hari itu, keluarga besar Bapak Siswoyo dan Ibu Nela datang membawa niat suci. Sang putra, Ananda Farhan Athala, melangkah dengan tekat bulat untuk meminang permata hati pertama dari seorang tokoh pers di Lampung, Adinda Khodizah Ayu Larasati.
Acara lamaran ini bukan sekadar pertemuan dua keluarga, melainkan juga ruang silaturahmi bagi para insan media di Bumi Ruwa Jurai. Sang pemilik hajat, Bapak Hendri Setiadi, merupakan sosok yang tidak asing di dunia jurnalistik lokal.
Selain memimpin beberapa media siber, saat ini ia diamanahkan sebagai Ketua Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Provinsi Lampung. Di sela kesibukannya, Hendri bersama sang istri tercinta, Ibu Maida Gusyanti, dikenal sebagai pasangan yang produktif menulis buku-buku sastra.
Kehangatan acara kian terasa dengan hadirnya sejumlah tokoh pers Lampung yang turut memberikan restu. Di sudut-sudut ruangan, tampak hadir Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Lampung, Donny Irawan; Ketua Pewarta Foto Indonesia (PFI) Lampung, Juniardi; serta Pemimpin Redaksi Ayo Lampung, Adi Pranoto. Kehadiran sejawat jurnalis ini seolah menjadi saksi dukungan moral yang kuat bagi keluarga Hendri Setiadi.
Sebuah Pengenalan yang Hangat
Mewakili keluarga besar tuan rumah, Kepala Dinas Kominfo Provinsi Lampung, Ganjar Jationo, berdiri memberikan sambutan balasan. Dengan gaya tutur yang santun dan berwibawa, Ganjar menyambut rombongan keluarga pria dengan tangan terbuka dan hati yang lapang.
Dalam sambutannya, Ganjar memperkenalkan selintas profil keluarga kecil Hendri Setiadi demi mempererat keakraban. Ia mengisahkan bagaimana Hendri dan Maida mendidik ketiga putra-putri mereka dengan penuh kasih sayang di tengah padatnya aktivitas literasi dan media.
Putri sulung mereka, Adinda Khodizah Ayu Larasati—yang hari itu menjadi alasan utama berkumpulnya dua keluarga—kesehariannya mendedikasikan diri bekerja di Bank Lampung. Adinda didampingi oleh dua orang adik.
Adik pertamanya, Bunga Amanda Sastra Ayu Pitaloka, membawa kebahagiaan ganda bagi keluarga karena dijadwalkan akan segera diwisuda menyandang gelar Sarjana Pendidikan dari Universitas Lampung (Unila) pada bulan Juli ini. Sementara si bungsu, Bintang Pramoedya Merdeka, hadir sebagai anak laki-laki satu-satunya sekaligus sang penjaga bagi kakak-kakaknya.
”Sungguh sebuah kehormatan dan kebahagiaan yang luar biasa bagi kami, mendengar niat tulus dan suci dari Ananda Farhan Athala yang datang dengan niat baik untuk meminang putri sulung kami,” ujar Ganjar Jationo di hadapan para hadirin.
Menanti Jawaban Sang Dara
Ganjar menegaskan bahwa pihak keluarga menyimak dengan saksama dan penuh perhatian atas maksud mulia yang disampaikan oleh perwakilan keluarga besar pria. Namun, sebagai bentuk penghormatan terhadap hak sang putri, jawaban resmi atas pinangan tersebut tidak diputuskan sepihak oleh perwakilan keluarga.
”Terkait jawaban atas pinangan dan lamaran yang luar biasa dari Ananda Farhan, tentu tidak elok jika saya yang memutuskan sendiri. Oleh karena itu, sesaat lagi, kita akan dengarkan bersama-sama bagaimana jawaban langsung dari putri kami tercinta, Adinda,” lanjut Ganjar, yang mengisyaratkan bahwa keputusan akhir tetap berada di tangan Adinda dengan bimbingan dan ridho kedua orang tuanya.
Sebelum menutup sambutannya, mewakili keluarga besar Hendri Setiadi, Ganjar menyampaikan permohonan maaf yang tulus jika terdapat kekurangan dalam hal penyambutan, penempatan, maupun hidangan yang disajikan di Taman Santap Rumah Kayu hari itu.
Acara kemudian dilanjutkan dengan penuh khidmat, diiringi doa bersama agar niat baik ini senantiasa diridhoi oleh Allah SWT, membawa keberkahan, serta mengikat erat tali kekeluargaan yang baru saja dimulai hingga hari bahagia itu tiba.
Doa dan Ucapan Selamat
Ketika Adinda akhirnya memberikan jawaban menerima pinangan tersebut dengan senyum bahagia, helaan napas lega dan riuh tepuk tangan langsung memenuhi ruangan. Momentum manis ini menandai langkah awal yang resmi bagi Farhan dan Adinda untuk melangkah ke jenjang pernikahan.
Ucapan selamat dan doa-doa terbaik pun mengalir deras dari para tamu undangan, rekan sejawat jurnalis, hingga kerabat yang hadir.
”Selamat atas kelancaran acara lamaran Ananda Farhan Athala dan Adinda Khodizah Ayu Larasati. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kelancaran, kesehatan, dan keberkahan dalam setiap proses persiapan menuju hari pernikahan nanti. Selamat pula untuk keluarga besar Bapak Hendri Setiadi dan Bapak Siswoyo atas terjalinnya silaturahmi yang indah ini.
Acara pun ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah yang penuh dengan kehangatan kekeluargaan, mengawali perjalanan panjang dua hati yang kini telah bertaut. Selamat Hendri Setiadi. (Juniardi)