
Pringsewu, (SL)-Kabar duka menyelimuti Suprio (40) warga Dusun Rejosari Pekon Lugusari Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pringsewu. Ibu kandungnya, Marsiem (70) ditemukan meninggal dunia karena tenggelam di kolam milik Mashud (52), tak jauh dari rumahnya, Kamis (31/1/19) pukul 10.00 Wib.

Sementara Ayahnya, suami Marsiyem, sudah lebih dulu meninggal beberapa waktu lalu. Suprio mengikhlaskan kepergian ibunya. Dia tak henti berdoa, dengan hantarannya ke peristrahatan terakhir di pemakaman umum setempat.
Kapolsek Pagelaran Polres Tanggamus Iptu Edi Suhendra, mengatakan bahwa berdasarkan laporan masyarakat hari ini, ada korban meninggal tenggelam. “Berdasarkan laporan masyarakat tersebut, Polsek Pagelaran bersama warga mengevakuasi jenazah ke rumah duka selanjutnya dilakukan pemerikaan oleh tim Medis, keluarganya telah mengikhlaskan kejadian tenggelamnya korban,” kata Iptu Edi Suhendra mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto, melalui Whatsapp.
Lanjutnya, berdasarkan keterangan anak korban bahwa semasa hidupnya Marsiem mengidap penyakit epilepsi sehingga diduga kambuh saat ia melintas di pinggir kolam tersebut. “Anak korban menolak untuk dilakukan otopsi dan hanya meminta visum, serta menerima dengan Ikhlas musibah tersebut,” ujar Iptu Edi Suhendra.
Kapolsek menjelaskan, berdasarkan keterangan Iswanto (31), saksi yang pertama kali menemukan korban, bahwa pagi itu saksi hendak berangkat ke sawahnya melewati kolam tersebut. Tiba-tiba saksi melihat ada kain tergenang kemudian memanggil pemilik kolam guna memastikan apa yang dilihatnya.
“Karena penasaran saksi Iswanto memanggil pemilik kolam yang sedang memberi makan ikan di kolam berbeda, setelah dipastikan mayat dan dikenali sebagai Marsiem kemudian memanggil Bayan Sumitro dan menantu korban, selanjutnya melaporkan ke Polsek Pagelaran,” jelasnya.
Ditambahkan Kapolsek berdasarkan pemeriksaan TKP, diduga korban tenggelam karena penyakitnya kambuh dan terpeleset tanpa ada yang melihat kejadian tersebut. “Korban dimakamkan sekitar pukul 15.00 Wib di pemakaman umum Dusun Rejosari Pekon Lugusari Pagelaran,” pungkasnya. (Wagiman)