
Bandarlampung (SL)-Rekaman audio berdurasi satu menit tigapuluh empat detik, atas nama andre, dengan mencatut nama Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Lampung, yang menyatakan Gunung Anak Krakatau (GAK) akan meletus, dan akan terjadi gempa diatas 8 SR, pada hari ini atau hari hari ke depan, dengan meminta warga di pesisir Lampung untuk waspada adalah kabar bohong.
Kepastian berita bohong tersebut juga disampaikan Sekda Provinsi Lampung, Amartoni, yang menyatakan tidak pernah bertemu yang namanya Andre, dan tidak pernah menyampaikan info akan adanya gempa berkekuatan dahsyat itu kepada siapapun.
Dalam pesan berbentuk rekaman suara tersebut, penyebar berita bohong, menytakan bahwa sore hari ini, Selasa (1/1/2019), dirinya baru saja mendapat info dari Sekda Provinsi Lampung, yang mengatakan telah mendapat khabar resmi dari pihak BMKG akan terjadi ledakan Gunung Krakatau dalam waktu dekat.
Bahkan pesan rekaman suara dari seorang lelaki mengaku bernama Andre tersebut membandingkan akibat kerusakan yang terjadi di Liwa, Lampung Barat, yang meluluhlantakkan bangunan disana beberapa tahun yang berkekuatan 6,5 SR.
Atas beredarnya informasi sesat yang menimbilkan keresan masyarakat ini, pihak BMKG-pun bereaksi dengan mengeluarkan pernyataan tidak pernah
Memberikan pernyataan tersebut, dan menghimbau warga yang mendaapat kiriman berita berpesan rekaman suara tidak bertanggungjawab itu untuk segera menghapus, agar tidak menyebar semakin luas.
Stasiun Meteorologi Raden Inten Bandarlampung, mengeluarkan pernyataan tentang belum bisa diprediksinya kemungkinan gempa dan tsunami yang akan ditimbulkan oleh gunung krakatau.
Stasiun Meteorologi Raden Inten Bandarlampung, sampai saat ini bersama pihak BMKG masih terus melakukan pemantauan dengan segsama perkembangan tentang kondisi gunung berapi yang berada ditengah laut tersebut. (GUNAWAN).