
Tulang Bawang (SL)-Di Duga Bantuan Hibah masjid, Pondok pesantren dan Santunan Anak Yatim Di Kabupaten Tulang Bawang Tahun Anggaran 2018 diduga “ditilep” oleh oknum pejabat Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang. Dugaan itu tercum atas adanya laporan dari beberapa Pengurus Masjid Dan Pengurus Pondok Pesantren Di Kecamatan Mengala Kepada Team SinarLampung.com.
Rahmad (31) Wakil Kepala Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah Kecamatan Menggala Kabupaten Tulang Bawang, menuturkan bahwa mereka di undang dalam Acara Tabligh Akbar, yang sekaligus menjadi perwakilan Penerima Bantuan Hibah yang diserahkan secara simbolis, bertempat di Aula Islami Center, yang diserahkan langsung oleh Bunda, sapaan akrab Bupati Tulang Bawang.
“Tetapi sampai sekarang bantuan itu tidak ada serupiah-pun yang sampai ke kami, Bahkan kami sudah berulang kali menanyakan ke Bagian Kesra Di Pemkab Tulangbawang, dan hasilnya Nol, ” kata Rahmadi, Kepada Sinarlampung.com ,” katanya.
Rahmadi mencurigai uang bantuan hibah itu nyangkut di pejabat Kesra. “Kuat dugaan kami bantuan ini di Tilep oleh oknum pejabat Pemerintah Kabupaten Tualang Bawang, di Bagian Kesra (Kesejahteraan rakyat),” ujarnya.
Rahmadi mengaku menyayangkan hal itu, pasalnya saat penyerahan seremonial, semua orang tau, bahwa diliput banyak medai. “Jadi yang gembar gembor di Media Massa bahwa kami mendapatkan bantuan hibah itu sama sekali belum kami terima. Jangankan 20 juta atau 10 juta serupiahpun kami belum menerimanya. Cuma simbolis yang dibuat dari triplek yang di tulis nilai Rp20 juta atau Rp10 juta itu saja yang baru kami terima,” Pungkasnya (Mardi).