
Bandarlampung (SL) – Gunung Anak Krakatau menyemburkan abu vuklaniknya hingga sekitar 700 meter dari atas puncaknya di perairan Selat Sunda, Selasa (6/11), pukul 11.16 WIB.
Kolom abu berwarna hitam dengan intensitas tebal condong ke arah utara. Erupsi ini terekam seismogram dengan amplitudo maksimum 50 mm dengan durasi setiap 52 detik.
Informasi ini dari relis Kementerian ESDM, Badan Geologi, PVMBG, berdasarkan laporan Pos Pengamatan Gunungapi Anak Krakatau.
Gunung berapi ini memiliki ketinggian sekitar 1.038 meter dari atas permukaan laut tersebut berstatus siaga dua. Pemerintah tak mengijinkan siapa pun berada dalam radius 2 kilometer dari gunung tersebut. (RMOLLPG)