
Bandarlampung (SL)- Proyek Pekerjaan lanjutan Penyelesaian Fasilitas Pelabuhan Laut Sebalang, yang terletak di Desa Tarahan, Kecamatan Ketibung, Lampung Selatan (Lamsel), Diduga tidak mengacu pada mekanisme yang ditentukan dan diduga telah terjadi konsfirasi guna penyelesaiaannya.

Proyek yang dikerjakan PT. Cemerlang Samudra Kontrindo (CSK) dengan pagu Rp49 Miliar lebih sejak 8 Maret 2018 selama 270 hari ini, dari hasil penyelusuran dilapangan telah menyelesaikan pemasangan tiang pancang dan selasar jalan dermaga. terlihat pihak pelaksana masih dalam tahap pekerjaan infrastruktur bangunan dan pagar pembatas lahan.
Uniknya, walau tidak mengacu pada ketentuan, proses pekerjaan pemasangan tiang pancang tetap dilaksanakan dengan alasan sudah berkoordinasi dengan berbagai pihak termasuk Kejaksaan Tinggi Lampung (TP4D).
Pengakuan tersebut diungkapkan PPK Proyek, Selasa (23/10/1018), saat diminta penjelasan terkait pemasangan tiang pancang di pelabuhan tersebut.
Dikatakan PPK kegiatan, Napoleon, bahwa pasangan tiang pancang sudah melalui koordinasi dan sudah melalui adendum dengan alasan spek yang dimaksud sedang kosong. “Pemasangan tersebut sudah melalui rapat di Dirjen Perhubungan Laut dan kebetulan stok barang dipabrikan habis, sedangkan kita diburu dengan batas waktu pekerjaan. Itu juga hanya beberapa tiang, hanya saja jumlahnya saya lupa,” aku Napoleon.
PPK ini juga mengaku jika TP4D dari Kejati Lampung turut hadir dalam rapat bersama Biro Perencanaan Prov Lampung. “Rapat itu juga dihadiri Kasi TP4D Rustandi bersama Hasan dari Kejati. Jadi sudah dirapatkan dan dicek ke lapangan lalu muncul surat dengan beberapa catatan,” Terang Napoleon.
Hebatnya lagi, PPK ini mengaku sudah melalui Adendum, namun tidak menjelaskan hasil keputusan Adendum guna perubahan Volume tersebut.
Sementara, Gunung Hutapea, Ka.KSOP Kelas I Panjang selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), ketika hendak dimintai klarifikasi terkait dugaan yang dimaksud, belum bisa ditemui dengan alasan sedang rapat. “Maaf Mas, Bapak sedang rapat, jadi belum bisa ditemui,” ujar salah satu staf dikantornya. (Aan/Red)