
Lampung Selatan, sinarlampung.co – Sebuah bus berpelat nomor AD 1410 GJ hangus terbakar di ruas Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) KM 47,600 Jalur B (arah Bakauheni), Kabupaten Lampung Selatan, pada Senin (15/6/2026) dini hari. Kebakaran hebat yang diduga dipicu oleh masalah pada sistem pengereman tersebut beruntung tidak menimbulkan korban jiwa.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Dinas Damkar Lampung Selatan, Rully Fitriansyah, mengungkapkan bahwa pihaknya menerima laporan insiden tersebut sekitar pukul 01.30 WIB. Menindaklanjuti laporan, anggota piket Posko Kalianda langsung diterjunkan ke lokasi kejadian.
“Petugas berangkat pada pukul 01.35 WIB menggunakan dua unit armada pemadam dan tiba di lokasi pukul 02.23 WIB. Tim langsung melakukan penyemprotan dan pendinginan intensif guna mencegah api merembet lebih luas,” ujar Rully, Senin (15/6/2026).
Bus naas tersebut diketahui dikemudikan oleh Ion, warga Desa Sidomulyo, Kecamatan Sidomulyo, Kabupaten Lampung Selatan. Kendaraan tengah melaju di jalur bebas hambatan sebelum akhirnya kobaran api melalap badan bus.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lapangan, petaka ini diduga kuat dipicu oleh gesekan kampas rem yang terus-menerus. Kondisi tersebut menimbulkan panas berlebih (overheat) hingga memercikkan api dan menyambar komponen kendaraan yang mudah terbakar.
Petugas pemadam kebakaran harus berjibaku menjinakkan si jago merah selama lebih dari satu jam. Proses pemadaman total hingga ruang mesin dan kabin dipastikan aman baru selesai pada pukul 03.45 WIB.
Meski seluruh kru dan penumpang dilaporkan selamat tanpa luka, insiden di tengah malam ini mengakibatkan kerugian materiel yang tidak sedikit. Nilai kerugian akibat hangusnya armada bus tersebut ditaksir mencapai sekitar Rp400 juta.
Keberhasilan lokalisasi api secara cepat ini berkat kesiapsiagaan personel Regu 3 Posko Kalianda yang dipimpin oleh Zulkarnain selaku Komandan Regu, bersama anggota tim Alfa Robi, Aditya PS, Hengki Tatan Diyasa, Septa Nurdiansyah, dan Angga Algafari.
Pasca-kejadian ini, otoritas pemadam kebakaran mengimbau keras kepada para pengemudi dan perusahaan otobus (PO) untuk lebih rutin melakukan uji kelayakan berkala (ramp check) armada, terutama pada fungsi vital sistem pengereman guna mengantisipasi insiden serupa di jalan tol. (Red)