
Lampung Utara (SL)-Ketua Bhayangkari Polres Lampung Utara Hanny Eka Mulyana berikan bantuan tali asih Guna untuk meringankan beban keluarga Basor (43) warga Dusun Waymelan, Desa Ajikagungan Kabupaten Lampung Utara.
Alfa Aleksa bocah berusia 2 tahun, putri keempat dari pasangan Basor (43) dan Yuliana (32) warga Dusun Waymelan, Desa Aji Kagungan, Kecamatan Abung Kunang Kabupaten Lampung Utara, yang diklaim, hasil pemeriksaan Rumah sakit Handayani dan Rumah sakit Abdul Moeloek (RSUDAM), menderita penyempitan pembuluh darah pada otak dan infeksi paru-paru.
“Saya datang kesini untuk memberikan sedikit bantuan tali asih guna untuk meringkan beban keluarga Alfa, semoga dengan adanya bantuan ini bisa sedikit membantu untuk biaya berobatnya,” kata dia, Selasa (18/9/2018).
Menurutnya, sebagai sesama kita wajib untuk saling membantu, apalagi keluarga Basor saat ini sedang mendapatkan ujian dari Allah SWT. Alfa memang harus segera ditangani secara insentif oleh pihak rumah sakit. Sebab, fisik Alfa sekarang sudah mulai lemah. “Mudah-mudahan keluarga Basor bisa diberikan kekuatan dalam menghadapi cobaan ini, semoga Alfa lekas sembuh seperti sedia kala,” tuturnya.
Untuk memulihkan kesehatannya alfa harus menjalani pengobatan secara rutin. Basor mengatakan, Sudah dua bulan lamanya sang buah hati terbaring lemah tak berdaya karena penyakit yang dideritanya. Wajah nya terlihat pucat serta tulang rusuk yang terlihat menonjol. “Sudah dua bulan lamanya Alfa terbaring lemah dan kondisinya semakin memburuk, sebagai orang tua saya hanya bisa pasrah,” ujar Basor.
Sebagai buruh serabutan, kata Basor, penghasilan yang di terima seharinya berkisar Rp 30 ribu s/d Rp 50 ribu dan dengan uang sebesar itu, dia mengaku hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan harian.
Sementara beban biaya yang mesti di tanggung untuk pengobatan demi kesembuhan Alfa cukup besar. “Beban biaya yang diperuntukkan untuk pengobatan Alfa cukup besar. Sementara, penghasilan sebagai
buruh serabutan tidak menentu. Andai pun dapat penghasilan, hanya cukup memenuhi kebutuhan harian. Dengan kondisi ini sebagai orang tua kami tidak bisa berbuat banyak,” tuturnya.
Dengan keterbatasan ekonomi di tambah beban biaya pengobatan untuk Alfa yang cukup besar demi kesembuhannya, kami berharap ada uluran tangan dari para dermawan khususnya pemerintah daerah
untuk membantu meringankan beban kami sekeluarga. “Beban biaya pengobatan bagi Alfa cukup besar sementara penghasilan kami hanya cukup memenuhi kebutuhan harian, karena itu uluran tangan dari para dermawan dan pemerintah daerah sangat kami harapkan,” harap Basor. (*/ardi)