
Tanggamus – (SL) Akibat banjir yang terjadi di Semaka (4/5/18) yang lalu, penyeberangan antar kecamatan melalui Pekon Banjar Sari Kecamatan Wonosobo dengan Pekon Sudimoro Kecamatan Semaka terputus.
Pasalnya perahu yang menjadi alat penyebrangan hanyut tenggelam tersapu banjir sungai semaka sehingga menyebabkan penyebrangan terhenti beberapa hari yang lalu hingga sekarang.
Hal ini di keluhkan oleh banyak warga yang mau dan akan beraktifitas sehari-hari menggunakan jasa penyebrangan perahu antara Sudimoro dan Banjar sari, sehingga mereka harus memutar melalui jembatan Bandar Negri Smuong atau Jembatan Merah Karang Rejo yang berjarak sekitar 1.5 Km baik dari Pekon Banjar Sari maupun Sudimoro.
Di Banjar Negara memang ada jembatan gantung, namun hanya beberapa orang yang berani melintasi jembatan tersebut karena dalam keadaan rusak apa lagi pernah memakan tiga korban.
Seperti yang di sampaikan seorang warga Pekon Sudimoro yang berprofesi sebagai penjual ayam di pasar yang setiap harinya menggunakan penyebrangan perahu tersebut mengatakan “Saya pusing mas, gara-gara perahu penyebrangan tenggelam saya mau kepasar harus muter, jauh lagi berat di ongkos dan waktu mas “, Tuturnya kepada awak media, Rabu (11/4/18).
Melihat keadaan akan kebutuhan warga tersebut pengurus penyebrangan perahu pekon Banjar Sari Rabu, 11/4/18 melakukan pengangkatan dan perbaikan perahu yang rusak tenggelam akibat banjir.
Pekerjaan tersebut di lakukan secara gotong royong oleh Warga Banjar sari yang di pimpin Bapak Liwon. Mewakili dari beberapa warga, dia mengatakan, “Kami baru hari ini berani mengangkat perahu menimbang beberapa hari yang lalu arus sungai Semaka masih besar”.
“Pengangkatan perahu ini kami lakukan secara manual menggunakan tali, selanjutnya setelah naik perahu baru dapat kami perbaiki sekitar seminggu mungkin baru bisa di operasikan” pungkasnya. (hardi/wsn).