
Banten, sinarlampung.co – Sertu Mar Rico Sumantri, prajurit Batalyon Infanteri 9 Marinir, Brigif 4 Marinir/BS, membantu menyelamatkan penumpang saat kebakaran Kapal Motor Penumpang (KMP) Batumandi di perairan Merak, Banten. Salah satu aksinya yang menjadi perhatian adalah ketika ia menggendong seorang anak yang dikabarkan terpisah dari orang tuanya saat proses evakuasi.
Aksi tersebut viral di media sosial pada Sabtu (24/10/2026), setelah video penyelamatan itu beredar luas.
Kebakaran KMP Batumandi terjadi pada Selasa (20/10/2026) sekitar pukul 16.15 WIB, di perairan belakang Pulau Kecil Merak, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, Banten. Kapal tersebut sedang dalam perjalanan dari Pelabuhan Bakauheni, Lampung, menuju Pelabuhan Merak, Banten, ketika insiden terjadi.
Di tengah situasi darurat, Sertu Rico turut membantu proses evakuasi penumpang. Dengan penuh kehati-hatian, ia menggendong anak tersebut saat menuruni tali menuju tempat yang lebih aman.
Tindakan itu menunjukkan kepedulian prajurit Korps Marinir terhadap keselamatan masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan pertolongan dalam keadaan darurat.
Komandan Brigif 4 Marinir/BS, Kolonel Marinir Kanang Budi Raharjo, M.Tr.Hanla., CHRMP., mengapresiasi tindakan yang dilakukan prajuritnya. Ia menilai keberanian dan kepedulian terhadap sesama merupakan bagian penting dari tanggung jawab seorang prajurit.
“Keberanian Sertu Mar Rico Sumantri dalam membantu proses evakuasi penumpang KMP Batumandi, khususnya seorang anak yang membutuhkan pertolongan, merupakan tindakan yang patut diapresiasi. Di tengah situasi darurat, dibutuhkan ketenangan, keberanian, serta kepedulian untuk mengutamakan keselamatan orang lain,” ujar Kanang.
Ia menegaskan, prajurit Korps Marinir harus tetap memegang teguh nilai pengabdian, disiplin, dan kemanusiaan dalam setiap pelaksanaan tugas.
Aksi Sertu Rico menjadi gambaran pengabdian prajurit JAWARA Brigif 4 Marinir/BS yang diwujudkan melalui tindakan nyata. Di tengah keadaan darurat, keberanian membantu sesama menjadi bagian penting dari tugas kemanusiaan kepada masyarakat. (*)