
Lampungbarat, sinarlampung.co – Jajaran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lampung Barat kembali mencoreng marwah lembaga legislatif setelah sebuah rekaman video yang memperlihatkan aksi arogan salah satu anggotanya viral dan memicu gelombang kecaman publik. Oknum wakil rakyat berinisial Suprayitno alias Malik, yang diketahui duduk dari Fraksi PDI Perjuangan, terekam terlibat keributan dan diduga melakukan aksi pemukulan terhadap seorang warga di atas panggung saat acara hiburan orgen tunggal berlangsung pada Minggu (18/10/2026).
Dalam video berdurasi singkat yang diunggah oleh akun TikTok @AuthaBaraya Music, oknum dewan tersebut tidak hanya melakukan kekerasan fisik, melainkan juga melontarkan umpatan kata-kata kotor yang dinilai tidak pantas di hadapan para pengunjung yang memadati lokasi.
Aksi arogan tersebut langsung memancing reaksi keras dan amarah warga setempat. Seorang warga Kecamatan Air Hitam yang meminta identitasnya dirahasiakan mengaku sangat menyesalkan insiden yang mencoreng tatanan etika pejabat publik tersebut.
Menurutnya, karakter temperamental dan sikap arogan yang ditunjukkan Malik bukanlah cerita baru di tengah masyarakat, melainkan telah menjadi perbincangan sejak ia masih menjabat sebagai peratin atau kepala desa hingga akhirnya terpilih menjadi anggota dewan.
Warga menilai, jika perilaku liar semacam itu terus dibiarkan tanpa sanksi tegas dari partai maupun lembaga legislatif, masyarakat dipastikan bakal memberikan penilaian buruk dan sanksi sosial secara langsung pada pemilu mendatang.
Di jagat maya, rekaman tersebut langsung diserbu komentar pedas warganet yang mendesak adanya penindakan etik serta pengusutan tuntas. Akun TikTok my love secara terbuka menandai jajaran pimpinan partai politik tempat Malik bernaung agar segera memberikan pembinaan terhadap kadernya yang telah memberi teladan buruk.
Sementara itu, akun vant menyindir aksi kekerasan fisik tersebut dengan menuliskan bahwa masyarakat hadir hanya untuk bernyanyi, bukan untuk dicaci apalagi ditinju oleh wakil rakyatnya sendiri. Tak kalah menohok, akun Suasi bahkan mendesak aparat kepolisian untuk melakukan tes urine terhadap yang bersangkutan karena menduga aksi nekat tersebut dilakukan di bawah pengaruh minuman keras hingga tak sadarkan diri.
Teka-teki penyebab ricuh dan aksi brutal yang menyeret oknum Anggota DPRD Kabupaten Lampung Barat dari Fraksi PDI Perjuangan, Suprayitno alias Malik, di atas panggung orgen tunggal akhirnya terkuak. Insiden penganiayaan yang terjadi pada Minggu (18/10/2026) dan mendadak viral di media sosial tersebut diduga kuat dipicu oleh masalah sepele, yakni kekesalan pelaku yang tak kunjung dipanggil naik untuk mendapat giliran bernyanyi.
Berdasarkan penuturan seorang warga setempat, keributan bermula saat Malik merasa diabaikan oleh panitia lantaran pihak penyelenggara orgen tunggal tengah menyisipkan sesi promosi. Begitu namanya dipanggil untuk naik ke atas panggung, oknum wakil rakyat yang sudah tersulut emosi itu justru mengamuk dan melayangkan pukulan fisik secara brutal terhadap sejumlah warga di lokasi.
Redaksi sinarlampung.co terus berupaya mengonfirmasi pihak-pihak terkait dan tetap membuka ruang hak jawab serta klarifikasi bagi Suprayitno alias Malik sesuai prinsip keberimbangan pers dan Kode Etik Jurnalistik. (Red)