
JAKARTA, sinarlampung.co – Badan Intelijen Negara (BIN) resmi membuka pendaftaran penerimaan taruna-taruni baru Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) tahun ajaran 2026/2027. Proses pendaftaran dibuka secara online mulai 18 hingga 30 Agustus 2026 melalui portal resmi SSCASN BKN.
Pada seleksi tahun ini, STIN menyediakan alokasi 100 kuota yang terdiri dari 85 persen laki-laki dan 15 persen perempuan.
Formasi dan Program Studi
Sarjana Agen Intelijen: 60 orang (terbuka untuk lulusan SMA/MA/sederajat)
Sarjana Analis Intelijen: 20 orang (terbuka untuk lulusan SMA/MA/sederajat)
Sarjana Terapan Keamanan dan Intelijen Siber: 20 orang (khusus lulusan SMK/MAK sesuai jurusan yang ditentukan)
Persyaratan Utama
Kewarganegaraan & Status: WNI, setia kepada NKRI, berkelakuan baik (SKCK), belum pernah menikah, dan bersedia tidak menikah selama pendidikan.
Kualifikasi Pendidikan: Lulusan SMA/SMK/MA sederajat (bukan Paket C) tahun 2024–2026. Nilai rata-rata ijazah minimal 85, serta nilai minimal 85 untuk mata pelajaran Matematika, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris/asing.
Fisik & Usia: Usia per 31 Desember 2026 minimal 16 tahun dan maksimal 21 tahun. Tinggi badan diutamakan minimal 165 cm (pria) dan 160 cm (wanita). Sehat jasmani-rohani, serta tidak bertato atau bertindik di bagian tubuh yang tidak lazim.
Komitmen Dinas: Bersedia tinggal di asrama, menandatangani Ikatan Dinas Pertama (IDP) selama 16 tahun, dan siap ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia.
Alur Pendaftaran dan Dokumen
Pendaftaran dilakukan melalui situs https://sscasn.bkn.go.id. Pelamar wajib membuat akun, memilih sekolah kedinasan STIN, mengunggah dokumen persyaratan, dan memilih lokasi ujian. Perlu diingat bahwa pendaftar hanya diperbolehkan memilih satu sekolah kedinasan.
Dokumen utama yang wajib disiapkan antara lain:
Surat izin orang tua/wali
Ijazah atau Surat Keterangan Lulus (SKL)
Pasfoto terbaru dan Kartu Keluarga (KK)
Kartu BPJS Kesehatan aktif
Tahapan Seleksi dan Bobot Penilaian
Seleksi Administrasi: Verifikasi berkas (18 Agustus – 1 September 2026).
Seleksi Kompetensi Dasar (SKD): Menggunakan sistem CAT BKN (TWK, TIU, TKP) dengan bobot nilai 40% (22 September – 7 Oktober 2026). Peserta yang lolos administrasi dikenakan biaya PNBP SKD sebesar Rp100.000.
Seleksi Kompetensi Bidang (SKB): Bobot nilai 60%, mencakup tes psikologi, tes kesehatan, tes kesegaran jasmani, pendalaman mental ideologi, serta tes bakat dan minat (Oktober 2026).
Informasi detail dan jadwal susulan dapat diakses melalui portal resmi penerimaan STIN di https://ptb.stin.ac.id. Seluruh proses seleksi tidak dipungut biaya selain biaya resmi SKD, dan masyarakat diimbau mewaspadai segala bentuk modus penipuan. (Red)