
Tulang Bawang Barat, sinarlampung.co – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) menyatakan siap mendukung lima program prioritas Pemerintah Kabupaten Tubaba. Komitmen itu disampaikan saat jajaran pengurus baru LDII beraudiensi dengan Bupati Tubaba, Novriwan Jaya, di Rumah Dinas Bupati, Rabu (5/8/2026).
Audiensi tersebut menjadi pertemuan perdana kepengurusan DPD LDII Tubaba periode 2026-2031 dengan pemerintah daerah. Selain bersilaturahmi, organisasi itu juga memperkenalkan jajaran pengurus sekaligus menyampaikan program kerja yang akan dijalankan selama lima tahun ke depan.
Ketua DPD LDII Tubaba, Fariz Waladli Sholih, mengatakan organisasinya siap berkolaborasi dengan pemerintah melalui berbagai program di bidang dakwah, pendidikan, pembinaan generasi muda, hingga pemberdayaan masyarakat.
“LDII siap bersinergi dan berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Tubaba dalam mendukung serta menyukseskan berbagai program prioritas yang telah dicanangkan oleh Bupati,” ujarnya.
Fariz menambahkan, dukungan tersebut diwujudkan terhadap lima program unggulan Pemerintah Kabupaten Tubaba, yakni TubabaQ Sehat, TubabaQ Cerdas, TubabaQ Berdaya, Bank Sampah Bergerak, serta pembangunan infrastruktur jalan dan wilayah. Melalui kolaborasi itu, LDII berharap dapat ikut berkontribusi mewujudkan masyarakat Tubaba yang maju, sejahtera, dan berdaya saing.
Menanggapi hal itu, Bupati Novriwan Jaya menyambut baik komitmen yang disampaikan LDII. Menurutnya, pembangunan daerah tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi keagamaan.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tubaba, kami mengapresiasi komitmen LDII untuk bersama-sama membangun daerah. Pemerintah terbuka terhadap kolaborasi dengan seluruh organisasi yang memiliki semangat yang sama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menyukseskan program-program pembangunan,” kata Novriwan.
Ia berharap sinergi antara Pemerintah Kabupaten Tubaba dan LDII terus terjalin sehingga berbagai program pembangunan dapat berjalan lebih optimal dan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat. (*)