
Kota Metro, sinarlampung.co – Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan dan Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKL-PPM) Kelompok 22 Universitas Malahayati menggelar kegiatan edukatif di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) Kelurahan Yosomulyo, Kecamatan Metro Pusat, tepatnya di RW 05, pada 20 Juli 2026. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pengabdian kepada masyarakat yang memadukan pendidikan keagamaan dengan pembelajaran kreatif bagi para santri.
Selain mendampingi proses belajar membaca Al-Qur’an, mahasiswa juga mengajak para santri mengikuti kegiatan mewarnai kaligrafi. Aktivitas ini bertujuan memperkenalkan seni kaligrafi sebagai salah satu warisan budaya Islam sekaligus menumbuhkan kreativitas anak-anak dalam suasana belajar yang menyenangkan.
Antusiasme para santri tampak sepanjang kegiatan berlangsung. Mereka mengikuti setiap rangkaian pembelajaran dengan penuh semangat, terutama saat menuangkan kreativitas melalui karya-karya kaligrafi yang diwarnai sesuai imajinasi masing-masing.
Ustazah TPA Yosomulyo, Nedyo Widarsih, S.Sos., mengapresiasi kehadiran mahasiswa KKL-PPM Kelompok 22 yang dinilai mampu menghadirkan suasana baru dalam proses pembelajaran di TPA.
“Menurut saya kegiatannya bagus dan membumi. Mahasiswa mau terjun ke berbagai kegiatan seperti di TPA untuk mengajar mengaji. Selain itu, kegiatan mewarnai kaligrafi ini memperkenalkan kepada santri dan santriwati bahwa dalam menulis Arab ternyata ada seninya. Mereka sangat senang dengan kegiatan tersebut karena dapat mengenal seni kaligrafi,” ujar Nedyo Widarsih.
Ia menambahkan, keterlibatan mahasiswa di tengah masyarakat memberikan manfaat yang nyata, tidak hanya melalui transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai sumber motivasi bagi generasi muda.
“Kedatangan mahasiswa membawa dampak positif di masyarakat dengan berbagi ilmu sesuai bidang keilmuan masing-masing. Mereka juga dapat membaur dengan masyarakat, menjadi motivator dalam berbagai kegiatan, serta menjadi agen perubahan sosial dengan ide dan gagasan mereka, salah satunya melalui adanya Pojok Baca,” tambahnya.
Sementara itu, perwakilan Mahasiswa KKL-PPM Kelompok 22 Universitas Malahayati menyampaikan bahwa kegiatan mengajar di TPA merupakan salah satu bentuk komitmen mahasiswa dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan keagamaan di tengah masyarakat.
“Melalui kegiatan mengajar di TPA, kami ingin memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat. Tidak hanya dalam mengajarkan baca tulis Al-Qur’an, tetapi juga menghadirkan pembelajaran yang kreatif dan menyenangkan melalui kegiatan mewarnai kaligrafi. Kami berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan semangat belajar, meningkatkan kecintaan anak-anak terhadap Al-Qur’an, serta memperkenalkan seni kaligrafi sebagai bagian dari kekayaan budaya Islam. Semoga kehadiran kami dapat memberikan manfaat, mempererat hubungan dengan masyarakat, dan meninggalkan kesan positif bagi para santri, pengajar, maupun warga sekitar,” ungkap perwakilan mahasiswa.
Melalui kegiatan tersebut, Mahasiswa KKL-PPM Kelompok 22 Universitas Malahayati berharap dapat memperkuat sinergi dengan masyarakat dalam mendukung pendidikan keagamaan di Kelurahan Yosomulyo. Kolaborasi antara mahasiswa, tenaga pendidik, dan masyarakat diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih inspiratif, menanamkan nilai-nilai keislaman sejak dini, membangun karakter generasi muda yang berakhlak mulia, serta memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat.(Red)