
Lampungutara, sinarlampung.co— Proses pendaftaran peserta didik baru (PPDB) tingkat SD dan SMP berbasis online di Kabupaten Lampung Utara menua kritik dari para orang tua calon murid. Pasalnya, sistem aplikasi pendaftaran yang disediakan dinilai kurang ramah pengguna karena tidak menyediakan fitur pemulihan kata sandi (lupa password).
Ketiadaan fitur krusial ini memicu kepanikan dan kebingungan bagi para pendaftar, terutama bagi masyarakat yang berada di wilayah pelosok atau pedesaan dengan akses informasi yang terbatas.
Salah seorang warga pendaftar mengeluhkan kendala teknis tersebut. Menurutnya, absennya menu pemulihan akun membuat warga yang tidak sengaja melupakan kata sandi menjadi kebingungan untuk melanjutkan proses pendaftaran anak mereka.
“Dalam aplikasinya fitur lupa password itu tidak ada. Kalau masyarakat yang ada di pelosok lupa password, gimana coba? Harus mengadu ke mana? Padahal kan aturannya daftar boleh dari mana saja secara online,” keluh warga yang enggan disebutkan namanya, Selasa (23/6/2026).
Keluhan ini menjadi sorotan karena esensi dari pendaftaran online seharusnya mempermudah masyarakat agar tidak perlu datang langsung ke sekolah atau pusat kota. Namun, dengan adanya kendala teknis seperti ini, warga di daerah terpencil justru terancam kehilangan momentum pendaftaran atau terpaksa mengeluarkan biaya lebih untuk mencari bantuan ke posko pengaduan.
Kondisi ini dinilai kontradiktif dengan semangat digitalisasi pelayanan publik yang digalakkan pemerintah daerah, yang seharusnya mengutamakan kemudahan akses (user friendly) bagi seluruh lapisan masyarakat.
Hingga berita ini diterbitkan, awak media masih berupaya melakukan konfirmasi kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Lampung Utara terkait kendala pada sistem aplikasi PPDB online tersebut.
Masyarakat berharap pihak dinas atau tim teknis pengembang aplikasi segera melakukan evaluasi dan menambahkan fitur pemulihan kata sandi, guna memberikan keadilan akses bagi seluruh calon wali murid di Lampung Utara. (Red)