
Bandar Lampung, sinarlampung.co – Sisa tumpukan sampah terlihat mengotori kawasan jalan dua jalur Sabah Balau pasca-gelaran ajang balap drag race dan drag bike yang berlangsung pada Sabtu dan Minggu (13-14 Juni) kemarin. Tumpukan sampah yang didominasi limbah plastik tersebut membentang sepanjang kurang lebih 300 meter.
Kondisi paling parah terlihat di sepanjang jalur dua depan Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Lampung. Berdasarkan pantauan di lokasi, sampah-sampah bekas kemasan makanan dan minuman penonton tampak berserakan di bahu jalan hingga masuk ke area drainase.
Salah seorang warga yang melintas di lokasi mengeluhkan kondisi jalan yang menjadi kotor dan tidak terawat setelah acara berskala besar tersebut selesai.
”Iya Bang, sepanjang dua jalur jalan Sabah Balau jadi penuh sampah di kanan-kiri jalan. Sampah ini peninggalan acara drag race/drag bike Sabtu-Minggu kemarin. Tidak dibersihkan, jadi tambah menumpuk sampah,” ujar warga tersebut saat ditemui di lokasi, Senin 15 Juni 2026.
Penumpukan sampah ini diduga terjadi karena minimnya tempat pembuangan sampah temporary yang disediakan oleh pihak panitia, serta kurangnya kesadaran kebersihan dari pengunjung. Selain merusak estetika jalan utama, aroma tidak sedap dari sampah yang mulai membusuk kini mulai mengganggu kenyamanan pengguna jalan.
Warga dan pengguna jalan mendesak pihak penyelenggara acara untuk segera bertanggung jawab membersihkan area tersebut. Selain itu, masyarakat juga meminta Dinas Lingkungan Hidup serta instansi terkait untuk turun tangan dan lebih memperketat pengawasan izin kebersihan bagi acara-acara yang menggunakan fasilitas publik di masa mendatang. (Red)