
Tulang Bawang Barat, sinarlampung.co – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar bersubsidi di Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Lampung, dikeluhkan warga dalam beberapa pekan terakhir. Kondisi tersebut memicu antrean panjang kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), termasuk di SPBU Simpang PU dan beberapa SPBU lainnya di wilayah setempat.
Supri, seorang sopir truk, mengaku kesulitan memperoleh solar bersubsidi untuk kebutuhan operasional kendaraannya. Menurutnya, kelangkaan yang berlangsung selama beberapa minggu terakhir membuat para pengemudi harus mengantre dalam waktu lama demi mendapatkan BBM.
“Sudah beberapa minggu terakhir kami sangat kesulitan mendapatkan solar. Kalau pun ada, antreannya sangat panjang dan bisa mencapai ratusan meter,” ujarnya, Sabtu (13/6/2026).
Ia menuturkan, antrean kendaraan yang mengular hingga ratusan meter tidak hanya menghambat aktivitas masyarakat, tetapi juga berpotensi membahayakan pengguna jalan. Pasalnya, sebagian kendaraan terpaksa berhenti dan mengantre di badan jalan karena keterbatasan ruang di area SPBU.
Keluhan serupa juga disampaikan sejumlah warga lainnya. Mereka berharap pemerintah daerah, Pemerintah Provinsi Lampung, maupun kementerian terkait segera mengambil langkah untuk mengatasi kelangkaan solar bersubsidi yang terjadi di Tubaba.
Warga meminta adanya pengawasan yang lebih ketat terhadap distribusi BBM bersubsidi agar pasokan yang tersedia dapat tersalurkan tepat sasaran kepada masyarakat yang berhak menerimanya.
“Kami berharap pemerintah segera menertibkan persoalan ini. Jangan sampai masyarakat dan pelaku usaha kecil terus dirugikan akibat sulitnya mendapatkan solar bersubsidi,” kata seorang warga.
Di tengah kelangkaan yang berlangsung, sejumlah warga juga mempertanyakan mekanisme distribusi BBM bersubsidi di lapangan. Mereka menduga terdapat praktik-praktik yang tidak semestinya dalam proses penyaluran solar. Namun demikian, warga meminta pihak berwenang melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab sebenarnya dari kelangkaan tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, antrean kendaraan masih terlihat di sejumlah SPBU di Kabupaten Tulang Bawang Barat. Masyarakat berharap adanya langkah konkret dari pihak terkait guna menjamin ketersediaan solar bersubsidi dan mengurai antrean panjang yang terus terjadi. (Sudirman)