
Bandar Lampung, sinarlampung.co – Pengelola Ruas Tol Bakauheni-Terbanggi Besar (Bakter) melalui PT Bakauheni Terbanggi Besar Toll (BTB) menggelar edukasi pengelolaan limbah bagi pedagang, petugas kebersihan, dan petugas keamanan di Rest Area KM 87A, Sabtu (30/5/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan perusahaan untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian terhadap kebersihan, kesehatan, serta kelestarian lingkungan di kawasan rest area. Sosialisasi juga menjadi wujud komitmen pengelola dalam menciptakan lingkungan yang bersih, tertib, dan nyaman bagi pengguna jalan, sekaligus mendukung penerapan prinsip keselamatan, kesehatan kerja, dan perlindungan lingkungan (K3L/QHSE).
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pembekalan mengenai jenis-jenis limbah yang dihasilkan di kawasan rest area, tata cara pemilahan sampah, serta mekanisme pengelolaan limbah agar tidak menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan sekitar.
Operational Excellent QHSE BTB, Didi Ardiansyah, mengatakan pengelolaan limbah yang baik merupakan bagian penting dari standar operasional rest area. Menurutnya, keberhasilan pengelolaan limbah sangat bergantung pada kesadaran dan kedisiplinan seluruh pihak yang beraktivitas di kawasan tersebut.
“Pengelolaan limbah yang benar tidak hanya menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga mendukung keamanan, kesehatan, dan kenyamanan seluruh aktivitas operasional di rest area yang ada di Tol Bakter. Penerapan standar QHSE membutuhkan keterlibatan aktif semua pihak, mulai dari pedagang hingga petugas operasional,” ujarnya.
Didi menambahkan, pelatihan pengelolaan limbah juga menjadi bagian dari dukungan terhadap program pemerintah dalam mengurangi jumlah sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA) melalui pengelolaan sampah mandiri berbasis ekonomi sirkuler.
Ia menilai kebiasaan sederhana seperti memilah sampah sejak awal dan mematuhi prosedur yang berlaku dapat memberikan dampak besar terhadap kualitas lingkungan rest area secara berkelanjutan.
Sementara itu, Manager Usaha Jasa Lainnya (UJL) BTB, Irpan Sahpani, menegaskan bahwa kebersihan dan pengelolaan lingkungan menjadi salah satu indikator utama kualitas pelayanan di rest area.
“Rest area adalah wajah pelayanan jalan tol. Oleh karena itu, kebersihan dan pengelolaan lingkungan harus menjadi perhatian bersama. Kami berharap seluruh pedagang dan petugas operasional dapat mematuhi peraturan serta SOP yang berlaku, sekaligus aktif mendukung setiap program kebersihan dan pengelolaan lingkungan yang diselenggarakan pengelola rest area,” kata Irpan.
Melalui kegiatan tersebut, para peserta juga menyatakan komitmen untuk mematuhi seluruh peraturan dan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku di lingkungan BTB, serta mendukung berbagai program kebersihan dan pengelolaan lingkungan di kawasan rest area.
Manajemen Tol Bakauheni-Terbanggi Besar menilai keterlibatan aktif seluruh pihak menjadi kunci keberhasilan pengelolaan lingkungan. Karena itu, kegiatan sosialisasi dan pembinaan akan terus dilakukan secara berkala guna meningkatkan pemahaman, kepatuhan, dan kesadaran bersama terhadap pentingnya menjaga kebersihan serta kelestarian lingkungan.
Melalui upaya tersebut, Rest Area KM 87A dan rest area lainnya di Ruas Tol Bakter diharapkan dapat menjadi contoh kawasan singgah yang bersih, tertib, ramah lingkungan, serta memberikan kenyamanan optimal bagi para pengguna jalan tol. (*)