
Bandar Lampung, sinarlampung.co –Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Lampung merilis data terbaru mengenai jumlah jemaah haji asal Lampung yang wafat di Tanah Suci selama musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi. Hingga saat ini, tercatat sebanyak empat jemaah asal Lampung dikonfirmasi meninggal dunia di Arab Saudi.
Pihak Kemenag telah menerima dokumen resmi terkait identitas, kloter, serta kronologi wafatnya keempat jemaah tersebut dari Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) di Makkah dan Madinah.
Berikut adalah rincian data empat jemaah haji asal Provinsi Lampung yang wafat di Tanah Suci:
Sugiarti
Jemaah haji perempuan asal Kabupaten Lampung Utara yang tergabung dalam Kloter 15 JKT. Almarhumah dilaporkan meninggal dunia saat berada di Makkah pada Sabtu, 16 Mei 2026, pukul 01.28 waktu setempat.
Muhammad Firdaus (72)
Jemaah yang tergabung dalam Kloter JKG 27. Almarhum sempat dilaporkan hilang dari rombongannya sejak 15 Mei 2026. Setelah dilakukan pencarian intensif oleh petugas, ia ditemukan dalam kondisi wafat di wilayah Jabal Kuday, Makkah, dan telah dimakamkan pada Jumat, 22 Mei 2026.
Sujarmi Panidi Nurwanto (67)
Jemaah perempuan asal Kabupaten Mesuji. Almarhumah dilaporkan meninggal dunia di Makkah pada Minggu, 31 Mei 2026. Berdasarkan laporan medis, almarhumah wafat akibat mengalami kelelahan fisik yang berat selama mengikuti rangkaian ibadah.
Muhammad Sukono Sarwan (64)
Jemaah haji pria asal Kabupaten Pringsewu. Almarhum dikonfirmasi meninggal dunia saat menjalani ibadah di Makkah.
“Kami atas nama Kementerian Agama dan seluruh masyarakat Lampung menyampaikan rasa duka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya para jemaah kita di Tanah Suci. Semoga seluruh almarhum dan almarhumah mendapatkan tempat terbaik, husnul khatimah, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ujar perwakilan Kemenag Lampung, Senin (1/6/2026).
Kondisi Jemaah Lainnya Stabil dan Bersiap Pulang
Di sisi lain, PPIH Lampung memastikan kondisi kesehatan jemaah haji asal Lampung lainnya yang saat ini masih berada di Arab Saudi secara umum dalam keadaan baik dan stabil.
Tim medis di lapangan terus memantau pergerakan jemaah dan memastikan keluhan-keluhan kesehatan minor seperti batuk, pilek, atau kelelahan akibat perbedaan cuaca dapat segera ditangani dengan cepat.
Saat ini, sebagian jemaah haji asal Lampung mulai memasuki tahapan persiapan untuk pemulangan kembali ke tanah air. Berdasarkan jadwal sementara yang dirilis Kanwil Kemenag Lampung, Kloter JKG 07 akan menjadi rombongan pertama yang dipulangkan dan dijadwalkan tiba di Asrama Haji Rajabasa, Bandar Lampung, pada 6 Juni 2026 sekitar pukul 13.30 WIB. (Red)