
LEBAK, sinarlampung.co– Kecelakaan tunggal menimpa sebuah mikrobus (Elf) bernomor polisi B 7885 FAA yang mengangkut rombongan wisatawan di kawasan Tanjakan Cariang, Desa Sawarna, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Selasa 24 Maret 2026. Insiden ini mengakibatkan puluhan penumpang mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke pusat medis terdekat.
Kendaraan tersebut diketahui membawa total 36 orang, terdiri dari 34 penumpang serta pengemudi dan kernet. Rombongan yang bergerak dari arah Pulo Manuk menuju Pantai Sawarna ini kehilangan kendali saat melintasi jalur menanjak yang terjal dan sempit.
Ketua Balawista Kabupaten Lebak, Erwin Komara Sukma, mengonfirmasi bahwa seluruh korban telah berhasil dievakuasi tak lama setelah kejadian.
”Seluruh korban telah kami evakuasi ke Puskesmas Bayah untuk mendapatkan penanganan medis segera. Hingga saat ini tidak ada laporan korban jiwa, namun kondisi para penumpang terus dipantau intensif oleh tenaga kesehatan,” ujar Erwin dalam keterangan resminya, Selasa 24 Maret 2026.
Tanjakan Cariang memang dikenal memiliki kontur geografis yang curam dan tikungan tajam. Kondisi medan yang berat, ditambah kepadatan arus lalu lintas menuju destinasi wisata Sawarna, diduga menjadi faktor utama penyebab kendaraan gagal menanjak.
Insiden ini merupakan kejadian kedua dalam pekan ini, menyusul kecelakaan serupa yang menimpa angkutan wisata asal Tangerang pada Minggu (22/3) lalu.
Mengingat jalur Bayah-Sawarna merupakan titik dengan risiko kecelakaan tinggi, pihak berwenang kembali mengeluarkan imbauan keras bagi para pengendara:
Cek Kelaikan Kendaraan: Pastikan rem dan mesin dalam kondisi prima sebelum memasuki jalur pegunungan.
Hindari Mendahului: Jangan memaksakan mendahului di jalur sempit atau tanjakan curam.
Kesabaran di Tengah Antrean: Mengingat arus wisata yang padat, pengendara diminta menjaga jarak aman.
Pihak kepolisian dan Balawista kini terus meningkatkan koordinasi guna meminimalisir risiko kecelakaan di jalur wisata strategis tersebut. (Red)