
CILEGON, sinarlampung.co– Dinamika tak biasa mewarnai pergerakan penumpang dan kendaraan di lintasan penyeberangan Jawa-Sumatera pada periode 22 Maret 2026 (HH). Data terbaru Posko Angkutan Lebaran mencatat lonjakan masif arus kendaraan dari arah Sumatera menuju Jawa, yang berbanding terbalik dengan tren penurunan tipis di lintasan sebaliknya.
Lonjakan Masif dari Bakauheni ke Merak
Pergerakan dari Pelabuhan Bakauheni, Wika Beton, dan BBJ Muara Pilu menuju Jawa menjadi sorotan utama. Tercatat sebanyak 14.094 unit kendaraan melintas dalam 24 jam terakhir, naik signifikan sebesar 45,3% dibandingkan tahun lalu.
Lonjakan ini didorong oleh sektor logistik dan kendaraan roda dua:
Truk: Naik drastis 189,6% (1.202 unit).
Roda Dua: Meningkat 59,4% (5.248 unit).
Penumpang: Tumbuh positif 30,5% dengan total 51.751 orang.
Secara akumulatif sejak H-10, total kendaraan yang menyeberang ke Jawa telah menembus 102.031 unit, naik 11,5% dari realisasi tahun sebelumnya.
Arus Jawa ke Sumatera Cenderung Melandai
Sementara itu, arus dari Merak menuju Bakauheni justru menunjukkan tren penurunan. Total penumpang tercatat 53.594 orang, turun tipis 4,3% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Penurunan paling mencolok terjadi pada:
Sektor Truk: Turun 27,9% (163 unit).
Kendaraan Roda Empat: Turun 12,1% (7.115 unit).
Roda Dua: Masih mengalami kenaikan tipis 3,3% (5.858 unit).
Meski turun secara harian, total penumpang yang telah menyeberang ke Sumatera sejak H-10 masih tercatat naik 1% dengan akumulasi 952.458 orang.
Otoritas pelabuhan kini memperketat pengawasan pada operasional 120 trip lintas Jawa-Sumatera dan 146 trip lintas Sumatera-Jawa. Fokus utama diarahkan pada kelancaran arus di titik-titik krusial guna mengantisipasi kepadatan yang dipicu oleh tingginya volume kendaraan logistik dan roda dua dari arah Sumatera. (Red)