
Tanggamus, sinarlampung.co – Sejumlah warga Kabupaten Tanggamus mempertanyakan realisasi janji pembangunan jalan yang disampaikan Bupati terpilih saat masa kampanye. Setelah satu tahun masa kepemimpinan berjalan, masyarakat menilai belum terlihat perkembangan signifikan terhadap perbaikan infrastruktur jalan yang pernah dijanjikan.
Kekecewaan warga juga dipicu oleh pernyataan saat masa kampanye yang meminta masyarakat tidak mempertanyakan sumber pendanaan pembangunan yang akan dilakukan.
Ketua LSM Penjara Indonesia DPD Provinsi Lampung, Mahmuddin, menilai janji pembangunan yang disampaikan saat kampanye seharusnya diwujudkan melalui langkah nyata setelah menjabat.
“Janji pada saat kampanye adalah pil pahit yang berselimut madu. Saat itu disampaikan dengan penuh harapan, namun kini satu tahun berlalu dan tidak ada kemajuan yang terlihat dalam pembangunan jalan yang dijanjikan,” ujarnya.
Menurut Mahmuddin, masyarakat Tanggamus telah menunggu cukup lama realisasi janji perbaikan infrastruktur tersebut sejak Bupati Tanggamus Muhammad Saleh dilantik pada 20 Februari 2025.
Ia mengatakan, hingga kini kondisi jalan dan infrastruktur di sejumlah wilayah masih belum mengalami perbaikan yang diharapkan masyarakat.
“Kita mengapresiasi kesabaran masyarakat, namun perlu adanya komitmen nyata dari pemerintah daerah untuk mewujudkan janji yang telah disampaikan. Infrastruktur yang baik menjadi kunci penting bagi kemajuan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Tanggamus,” ucap Mahmuddin.
LSM Penjara Indonesia berharap Pemerintah Kabupaten Tanggamus dapat memberikan penjelasan terbuka kepada masyarakat terkait rencana dan tahapan pembangunan infrastruktur, khususnya perbaikan jalan yang sebelumnya menjadi bagian dari janji kampanye. (Iskandar)