
Pesawaran, sinarlampung.co – Kunjungan Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Lampung di Kabupaten Pesawaran dimanfaatkan pemerintah daerah untuk menyampaikan persoalan infrastruktur yang mendesak dibenahi, terutama menjelang arus mudik Lebaran.
Dalam kegiatan yang dipusatkan di Masjid Al Ikhlas, Dusun Salahuddin, Desa Negeri Sakti, Kecamatan Gedong Tataan, Selasa (24/2/2026), Bupati Pesawaran Nanda Indira meminta Pemerintah Provinsi Lampung mempercepat normalisasi sungai serta perbaikan sejumlah ruas jalan provinsi yang mengalami kerusakan akibat musim hujan.
Menurut Nanda, normalisasi sungai penting dilakukan untuk meningkatkan daya tampung air sekaligus mengurangi risiko banjir di tengah tingginya curah hujan yang terjadi belakangan ini.
Selain itu, ia juga mengusulkan percepatan perbaikan ruas jalan provinsi di wilayah Gedong Tataan yang kondisinya semakin memburuk.
Perbaikan jalan dinilai mendesak mengingat wilayah tersebut menjadi jalur mobilitas masyarakat, terutama menjelang arus mudik Lebaran.
“Kami berharap dukungan Pemerintah Provinsi Lampung terhadap berbagai program pembangunan di Pesawaran dapat terus ditingkatkan,” ujar Nanda.
Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Lampung tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Pesawaran Antonius Muhammad Ali, jajaran Forkopimda, perangkat daerah, tokoh agama, serta tokoh masyarakat.
Hadir pula Staf Ahli Gubernur Lampung Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Bani Isprianto bersama Tim Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Lampung.
Selain menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten, kegiatan tersebut juga diisi dengan penyaluran bantuan sosial.
Pemerintah Provinsi Lampung menyerahkan bantuan hibah sebesar Rp30 juta untuk Masjid Al Ikhlas. Sementara Pemerintah Kabupaten Pesawaran memberikan bantuan Rp10 juta untuk Masjid Nurul Islah di Desa Sukaraja.
Selain itu, disalurkan pula paket sembako untuk kaum dhuafa serta santunan kepada 50 anak yatim.
Kapolda Lampung yang diwakili Kombes Pol. Alim menyampaikan bahwa Safari Ramadan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi sarana memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah, TNI-Polri, dan masyarakat.
Kegiatan Safari Ramadan tersebut juga diisi dengan tausiah keagamaan serta silaturahmi bersama masyarakat setempat. (*)