
Bandar Lampung, sinarlampung.co – Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi Lampung menyambut baik partisipasi Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Daerah Provinsi Lampung dan Kabupaten/Kota se-Lampung pada Festival Cerpen Indonesia 2025 dengan latar cerita kearifan lokal seperti seni, adat, budaya, dan daerah Lampung.
Hal ini disampakan pada saat menerima audiensi Forum Guru Motivator Peduli Literasi (FGMPL) Provinsi Lampung di ruang kerjanya di Komplek Gubernur jalan WR.Mongonsidi No.69 Teluk Betung Bandar Lampung, Senin, 17 November 2025.
Sebagai Dewan Pembina Forum Guru Motivator Peduli Literasi (FGMPL) Lampung, Kadiskominfotik Lampung, Ganjar Jationo mengatakan, kesempatan ini baik bagi ASN untuk menghasilkan karya sastra seperti cerpen yang dibukukan.
Ia juga menyarankan agar FGMPL selalu koordinasi dengan pihak terkait terutama di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung agar bisa dilaksanakan sampai ke kabupaten/kota se-Lampung.
“Segera koordinasikan, masih ada waktu sampai peluncuran bukun. Kami akan bantu untuk publikasinya,” tegas Kadiskominfotik.
Pada kesempatan ini, Ketua Panitia, Arsiya Heni Puspita, menyampaikan, panitia akan segera menindaklanjuti saran dari Kadiskominfotik ini.
“Buku Antologi Cerpen bisa menjadi kenang-kenangan bagi ASN yang menyerahkan naskah cerpen,” pungkasnya.
Diinformasikan, rangkaian kegiatan pelatihan secara daring telah dilaksanakan pada 9-11 November 2025. Peserta sesuai target panitia lebih dari 5.000 orang, berasal dari Indonesia, Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Taiwan, Mesir, dan Timor Leste.
Rangkaian kegiatan lainnya akan diadakan Wisata Literasi Sang Bumi Rua Jurai dan Peluncuran buku Antologi Cerpen di Bandar Lampung pada 14 Desember 2025 mendatang.
FGMPL Lampung berdiri sejak 2021 di bawah Forum Indonesia Menulis (FIM), menjadi wadah bagi para guru dan pegiat literasi di daerah.
SIP Publishing, penerbit yang telah menghasilkan lebih dari 3.900 judul buku, kembali mengukuhkan diri sebagai salah satu penerbit tiga besar terbaik dari 993 penerbit di Jawa Tengah tahun 2024. (Heny)